Astaga! Warga berkalung Emas di Rokan Hilir kecipratan Dana PSKS

Perempuan muda berbaju kuning yang mengenakan perhiasaan emas di leher dan di telinganya sedang menerima uang PSKS | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Rohil - Pemerhati Sosial dan Praktisi Hukum di Bagan Sinembah Rokan Hilir (Rohil), Radisman Saragi SH mengungkapkan bahwa penyaluran dana bantuan dari konpensasi kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak tepat sasaran.
Menurut pengamatan Radisman, data warga miskin yang diterima oleh pihak pos sebagai tempat pencairan dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) yang merupakan dana konpensasi kenaikan BBM dari pemerintah setempat, tidak valid.
Disebutkannya, banyak kejadian yang sangat bertentangan dengan si penerima pada saat pemberian dana PSKS dikantor Pos Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Sabtu (29/11/14) kemarin.
Penerima yang mengambil dana PSKS itu, ditemukan ada yang memakai perhiasan emas di leher dan di pergelangan serta dijari tangannya, hal itu tentunya sangat tak tepat sasaran.
"Sebab, si penerima bantuan itu banyak yang memakai emas dan terlihat masih muda muda dan sehat. Kalau kita lihat mereka tak perlu mengandalkan bantuan itu," katanya kepada Beritariau.com di Bagan Batu Kota, Bagan Sinembah, Selasa (2/12/14).
Peristiwa ini, menjadikan banyak warga yang benar benar tak mampu terzolimi karena tak terdaftar dalam penerimaan bantuan itu.
"Sehingga, warga berpendapat bahwa, hal itu adalah permainan pemerintah yang lebih memprioritaskan warga yang dekat dengan dirinya," sebut Radisman kesal.
Berdasarkan data warga miskin yang berhasil diterima dari Kepala Kantor Pos Bagan Batu, Agus Nurdin menyebutkan, data yang diterima olehnya itu adalah data dari tahun 2008 lalu. Bahkan, warga miskin yang sudah meninggal dunia di tahun 2014 ini pun masih menerima dana bantuan melalui anak anaknya.
"Kita tak bisa menegaskan kepada mereka mengenai penerimaan bantuan ini. Karena, kami hanya bisa memberikan kepada warga yang ada pada daftar warga kurang mampu yang diberikan ke pihak kami. Jadi, soal tepat sasaran atau tidak adalah tugas dari Dinas Sosial," papar Agus.
Data yang berhasil dirangkum, penerima Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) di kecamatan Bagan Sinembah sebanyak 2905 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah uang yang dibayarkan sebesar Rp1.162.000.000 dan dicairkan di kantor pos Bagan Batu yang buka setiap harinya.
"Pelaksanaan pembayaran PSKS hingga tanggal 3 Desember 2014, kalau belum selesai nanti dilanjutkan hingga akhir tahun 2014 ini," terang Agus. [bim]

