Kades Sipang Jamaris Ilang timbul, Pelayanan Masyarakat Lumpuh

Kades Sipang Jamaris Ilang timbul, Pelayanan Masyarakat Lumpuh

Ilustrasi | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Rengat - Sulitnya masyarakat Desa Sipang Kecamatan Batangcenaku, Inhu untuk berhubungan dengan Kepala Desa (Kades) dalam berbagai urusan administrasi desa, membuat warga semakin kesal. Pasalnya, sejak dilantik menjadi Kades, Jamaris sering tak berada di desa.

Bahkan, selama dua pekan terakhir ini, atau pasca ribut dengan masyarakat desa Sipang yang ingin mengusirnya, Jamaris sepertinya tak betah lagi tinggal di desa itu. Bahkan, kabar beredar, Jamaris juga membiarkan anak istrinya yang masih tinggal di kantor desa itu.

Jamaris nampaknya lebih memilih tinggal di Mess Polhut Jalan Batucanai, Pematang Reba. Padahal, sepertinya tak ada urusan penting di Pematang Reba itu. Sebagian warga mengaku mendapati si Kades sering wira wiri di seputaran Pematang Reba-Rengat

Isu yang beredar, mungkin Jamaris takut atau enggan tinggal di Desa Sipang karena sudah tak diperdulikan warganya lagi.

Akibatnya, warga Desa Sipang melalui Ketua BPD dan Ketua Pemuda, Asrian, meminta Tabri, mantan Kades Sipang, untuk sementara mengayomi serta melayani masyarakat menunggu keputusan dari Bupati Inhu dan adanya Plt Kades Sipang yang akan ditunjuk oleh Camat Batang Cenaku.

"Demi masyarakat Sipang, nyawapun akan saya pertaruhkan, kasihan warga seperti anak ayam kehilangan induk, semua aktivitas administrasi desa boleh dikatakan lumpuh, sementara Kades Jamaris menghilang dari Desa Sipang,” kata Tabri, yang juga Tokoh Masyarakat di Desa yang terbilang masih terosolir itu.

Menurut Tabri dan sejumlah tokoh masyarakat di Pematangreba, semua aparat desa, tokoh agama, Imam Mesjid, pemuka adat serta masyarakat Desa Sipang, sudah membubuhkan tanda tangannya, yang meminta kepada Bupati Inhu H Yopi Arianto SE agar segera mencopot Kades Sipang, Jamaris, sebelum masyarakat yang bertindak.

“Untuk apa punya Kades seperti Jamaris yang sering tak berada di tempat, kerjanya jalan jalan saja kesana kemari, sebagaimana diketahui sebelumnya, Jamaris pernah kawin di Jambi dan di DK 3,' ujar Tabri, menirukan sejumlah ucapan warga Sipang.

Terkait ini, Camat Batangcenaku, Afran Ridwan mengatakan, sudah dua kali mendatangi dan menemui Jamaris. Ia menasehatkan Jamaris agar merobah sikap dan perilaku sebagai Kepala Desa Sipang yang sepatutnya menjadi panutan masyarakat Sipang.

Walau sudah dinasihati, nampaknya Jamaris masih belum berubah sesuai harapan warga. Untuk itu, dalam waktu dekat, Jamaris akan dipanggil ke Kantor Camat Batang Cenaku untuk berdialog terkait masalah ini.

Sementara itu, Kades Sipang, Jamaris dihubungi Jumat (28/11/14), mengaku sedang berada di Pekanbaru, baru saja menghadap Ketua PWI Riau, H Dheni Kurnia. Dia mengaku sedang dalam posisi titik aman. Namun, Jamaris tak menjelaskan maksud dari kata "aman" itu.

Bahkan, kata Jamaris, hari ini Jumat (28/11/14), dia akan menghadap Sub Direktorota Tipikor Polda Riau ditemani oleh Ketua DPRD Riau. Jamaris mengaku akan melaporkan masalah tindak pidana korupsi yang ada di desanya meski skalanya kecil. [Pan]

Tags :# politik