Tak Ada Baliho "Selamat Datang" Jokowi
IMD : Walikota Pekanbaru Firdaus cuma Hargai SBY, Jokowi Nggak !

Baliho Firdaus MT dan Ayat Cahyadi bersama SBY saat Pilkada Beberapa Tahun Lalu | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru - Inilah nasib bagi pemimpin nasional jika partainya berbeda dengan partai kebanyakan Kepala Daerahnya. Apalagi, jika penguasa di daerah, bukan merupakan koalisi dari partai sang Presiden.
Ada hal menarik saat kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI) ke 7 (tujuh) yaitu Ir Joko Widodo ke Provinsi Riau. Jelang kedatangan Pemimpin Republik ini di Pekanbaru, hanya sedikit tampak reklame atau spanduk ucapan selamat datang kepada sang Presiden.
Pantauan di sekitar Jalan Sudirman Pekanbaru, Rabu (26/11/14), hanya segelintir yang menyambut Jokowi. Itupun, kebanyakan dari para relawan Jokowi saat Pemilihan Presiden waktu lalu, yakni dari Pengurus ProJo Riau alias Pro Jokowi.
Ratusan Relawan ProJo Riau Sambut Kedatangan Jokowi di Pekanbaru | Beritariau.com 2014
Kejadian itu, sangat berbeda ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat tiap kali datang ke Pekanbaru. Biasanya, saat SBY datang, kota Pekanbaru dipenuhi spanduk bahkan Reklame mahal yang berisikan ucapan selamat datang. Banyak Kepala Daerah di Riau memajang fotonya dalam iklan reklame itu.
Selain itu, sepanjang jalan yang dilintasi SBY saat turun dari Bandara Pekanbaru, para siswa sekolah sudah disiagakan menyambut agar SBY melayangkan tangannya dari mobil menyapa.
Kali ini, Jokowi tampaknya tak populer di Riau khususnya di Pekanbaru.
Fenomena ini, ternyata disorot oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Indonesian Monitoring Development (IMD. Dalam pernyataannya, IMD menuding Walikota Firdaus MT sengaja melakukan hal itu. Menurutnya, Firdaus MT secara terang-terangan menunjukkan rasa tidak hormat kepada Jokowi.
"Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT tidak menghargai Presiden RI Jokowi. Terbukti, di kota Pekanbaru, tidak satupun ada spanduk atau ucapan selamat datang," kata Direktur IMD Raja Adnan kepada Beritariau.com, Rabu (26/11/14).
Hal ini, menurut Adnan, sangat kontras. Sebab, lanjutnya, ketika SBY datang, di seluruh penjuru kota Pekanbaru pasti terpampang ucapan selamat datang baik di spanduk dan baliho serta media massa. Tak hanya itu, Adnan juga menilai sikap Firdaus ini cukup aneh.
"Untuk kelahiran Cucunya, di berbagai media terpampang ucapan selamat atas kelahiran cucunya," katanya lagi.
Perlu diketahui, terpilihnya Firdaus MT sebagai Walikota Pekanbaru pada Pilkada beberapa tahun lalu, juga didukung oleh Partai PDI Perjuangan. [red]

