PT SJI COY diduga biang penyebab Desa Sei Mandian terendam air

Saiful Adnan Kades Sei Mandian | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Rohul - Pemerintah Desa Sei Mandian Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rohul melaporkan PT Sumber Jaya Indah Nusa COY (SJI COY) ke Badan Lingkungan Hidup (BLH). Pasalnya, saat banjir desa itu terendam air luapan dari kanal atau parit gajah yang dibuat oleh perusahaan itu.
Kepala Desa (Kades) Sei Mandian, Saiful Adnan, Senin (01/12/14) mengaku, air yang merendam desa itu setinggi 1,5 meter, sebenarnya bisa diantisipasi jika perusahaan itu mau membagi air dari aliran parit gajah.
Dengan pembagian air itu, menurutnya, banjir tak akan terjadi di desanya dengan ketinggian mencapai 1,5 meter.
Sebab, katanya, sebelum perusahaan itu berdiri dan membuat parit gajah, banjir biasanya hanya sekitar 20 sampai 40 cm. Namun, setelah pembuatan kanal atau parit gajah, air merendam pemukiman warga hingga 1,5 meter.
"Sebagai Kades yang mewakili warga, kami menyampaikan empat tuntutan laporan ke BLH. Pertama, jika perusahaan itu membutuhkan karyawan dari warga Sei Mandian, harus membuat jembatan secara permanen," katanya.
Kedua, ujar Saiful, jika memperkerjakan warga desa, harus ada pemberitahuan ke pemerintah desa. Sehingga, jika ada persoalan, bisa di fasilitasi.
Ketiga, lanjutnya, membuka kanal induk dengan cara mendirikan pintu air (water gate). Sehingga air banjir terbagi dan banjir tak separah tahun ini.
Dan ke empat, pemerintah desa meminta diberikan kemudahan akses untuk melintasi batas desa dari perusahaan agar jarak tempuh menuju kecaamatan tak jauh.
"Saya rasa tuntutan kami tak berlebihan. Tuntutan kami wajar, apa lagi antara desa Sei Mandian dengan PT SJI COY hanya dibatasi parit gajah. Jadi wajar lah kita melakukan tuntutan. Dan, seharusnya perusahaan juga ikut memperhatikan kesejahteraan warga karena desa kami dikelilingi lahannya," harapnya.
Terkait laporan ini, Kepala bidang Pengawasan Pengendalian dan Pemulihan BLH Rohul, Slamet, Senin (01/12/14) mengatakan, pihaknya berencana memanggil manajemen PT SJI COY.
"Terkait laporan itu, akan dilakukan verifikasi kebenarannya. Dan upaya pemanggilan ini, sebagai langkah untuk menyelesaikan permasalahan banjir di desa itu," tegasnya. [cp]

