Kabag Umum Angkat Bicara, 61 Petugas Lengkap

Tepis Simpang Siur Jumlah, Sekretariat DPRD Riau Absen 61 Petugas Kebersihan

Tepis Simpang Siur Jumlah, Sekretariat DPRD Riau Absen 61 Petugas Kebersihan

ilustrasi

Beritariau.com, Pekanbaru - Kepala Bagian Umum (Kabag Umum) Sekretariat DPRD Riau, Erick Oktavianda, mengklarifikasi simpang siur informasi terkait jumlah Petugas Kebersihan di Sekretariat DPRD Riau dalam kegiatan Belanja Jasa Kebersihan Kantor Kantor Sekretariat DPRD Riau Tahun Anggaran 2021.

Dijelaskannya, selaku pengawas kebersihan, pihaknya memastikan bahwa jumlah Petugas Kebersihan faktanya memang berjumlah 61 orang.

"Kami disini hanya sebagai pengawasan saja, karena memang betul jumlahnya sesuai sebanyak 61 orang, ada yang dirumah dinas pimpinan DPRD Riau," ucap Erick, usai melakukan absensi terhadap seluruh Petugas Kebersihan di halaman Gedung DPRD Riau, Senin (25/10/21).

Pantauan Beritariau.com saat absensi, tampak total 61 orang Petugas Kebersihan lengkap hadir.

Erick menyatakan, jika dilihat sekilas, para Petugas Kebersihan itu seperti tidak nampak bekerja. Pasalnya, kata Erick, tidak mungkin petugas kebersihan melakukan aktivitas pembersihan saat pegawai, staff dan Anggota DPRD sedang beraktivitas menggunakan kantor.

"Kan tidak mungkin di ruangan lagi rapat membersihkan. Jadi jadwal pembersihan itu ada. Sesuai jadwal penyedia jasa, Pagi sebelum masuk kantor dan kadang sore sampai malam setelah pulang kantor. Sebagian ada juga standby saat jam kantor," kata Erick.

Selanjutnya, kata Erick, 61 petugas itu juga tidak semuanya di melakukan aktivitas di Gedung Dewan. Karena, sesuai kontrak, mereka juga ditugaskan sebagian ke rumah dinas jabatan Pimpinan.

"Tidak semuanya disini (Gedung DPRD, red). Kan harus ada membersihkan rumah dinas jabatan," katanya.

Terakhir siaran pers program Jum’at Bersedekah Sekretariat DPRD Provinsi Riau, yang dilansir website dprd.riau.go.id, Jumat (06/08/21) lalu, yang menyebutkan bahwa Sekretariat menyerahkan pembagian sembako kepada 10 petugas kebersihan, dijelaskan Erick, bahwa penyerahan tersebut dilakukan secara simbolis.

"Kalau itu kan Bantuan dari kami dalam kegiatan Jum'at Barokah dan Alhamdullilah kita bisa berikan bantuan sebanyak 10 orang. Dan ini, masih ada lagi yang bisa kita berikan juga sebanyak 10 orang lagi. Karena ini hasil dari sumbangan anggota dewan dan karyawan untuk saling berbagi saja," ucap Erick.

Erick menyatakan pihaknya telah meminta pihak Kontraktor agar ikut enjelaskan ke media soal simpang siur informasi.

"Kami hanya pengawas. Jadi kesempatan ini kami pakai untuk menjawab berita yang simpang siur ini," katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Dewan DPRD Riau Muflihun menyatakan pihaknya selalu terbuka atas kritik dan pengawasan demi perbaikan. Namun, pihaknya menyayangkan jika ada pihak yang langsung memfitnah tanpa dasar yang jelas.

"Kami terbuka atas kritik. Tapi, kalau menjurus narasi bermuatan fitnah menyebut 'fiktif', kami tak bisa menghalangi jika nanti pihak rekanan itu keberatan dan menempuh langkah hukum," tegas Muflihun. (*)