Persentase Vaksinasi di Pekanbaru Jomplang

Beritariau.com, Pekanbaru - Capaian Vaksinasi bagi masyarakat di Kota Pekanbaru sudah mencapai 72 persen untuk dosis pertama, dan bahkan sudah melebihi capaian target vaksinasi dari jumlah pendudukan 70 persen. Namun, sayangnya untuk capaian vaksinasi bagi lansia di Kota Pekanbaru, baru mencapai 32 persen.

Selain Pekanbaru, capaian vaksinasi tertinggi berada di Kota Dumai, yang mencapai 65 persen untuk dosis pertama. Sedangkan daerah yang terendah capaian vaksinasinya masih di Kabupaten Indragiri Hilir yang baru mencapai 23 persen, termasuk Kabupaten Kampar baru mencapai 24 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan, saat ini Kota Pekanbaru telah menjalani vaksinasi bekerjasama dengan TNI/Polri dan juga organisasi lainnya. Sehingga target capaian vaksinasi bagi masyarakat melebihi target. Sedangkan untuk vaksinasi bagi lansia sedang digesa.

“Untuk Pekanbaru capaian vaksinasinya dosis pertama sudah mencapai 72 persen, tapi untuk lansianya baru 32 persen. Karena itu sekarang dari pihak Pemko sedang menggesa capaian vaksinasi bagi lansia 60 persen. Pihaknya akan menjalani vaksinasi bagi lansia dor to dor, atau dari rumah kerumah yang ada lansianya,” ujar Kadiskes Riau, Mimi Yuliani Nazir, Kamis (13/10/2021) di Pekanbaru. 

“Untuk Kabupaten Kota yang lain, kami menghimau agar bisa menggesa capaian vaksinasi, dengan melibatkan stakholder lainnya. Capaian vaksinasi di daerah masih rendah, seperti Inhil masih 23 persen, Kampar juga rendah baru 24 persen. Daerah lainnya rata-rata diatas 30 persen,” kata Mimi.

Sementara itu, terkait semakin melandainya kasus positif COVID-19 di Provinsi Riau, Mimi mengatakan, masyarakat tetap harus waspada terhadap penyebaran COVID-19. Jangan sampai abai terhadap protokol kesehatan, saat ini pemerintah tetap menghimbau masyarakat patuhi protokol kesehatan.

“Memang saat ini kasus positif menurun, tapi ingat jangan abai terhadap protokol kesehatan. Walaupun sudah vaksin tetap menggunakan masker, selalu menjaga jarak, dan dalam suasana sekarang jangan terlalu senang. Tetap menghindari kerumunan. Jangan sampai terjadi gelombang ketiga kasus COVID-19,” kata Mimi.