Buruh PT Sumber Alam Makmur Sentosa di Rohul terkurung Banjir

Ilustrasi | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohul, mengaku belum tahu ada ratusan buruh PT Sumber Alam Makmur Sentosa (SAMS) di Desa Muara Dilam kecamatan Kuntodarussalam, sejak tiga hari terakhir terisolir akibat banjir.
"Saya akan mencari informasi mengenai jumlah korban banjir di daerah tersebut," ujar Kepala Pelaksana BPBD Rohul Aceng Herdiana di Pasir Pengaraian, Rabu(19/11/14).
Sebelumnya, beberapa buruh yang bekerja PT SAMS mengakui bahwa dalam tiga hari terakhir ini mereka tak bisa keluar dari barak pekerja. Aktivitas mereka terhenti saat banjir merendam ratusan hektar areal perkebunan kelapa sawit milik PT SAMS.
Hendrik, salah satu buruh mengaku bahwa mereka takut keluar dari barak karena ketinggian air mencapai hingga 180 centimeter yang bisa menenggelamkan orang dewasa.
Perlu diketahui, saat ini ada lima kecamatan yang masih terendam banjir dengan total korban yang terdata sekitar 3.695 kepala keluarga (KK).
"Banjir masih merendam beberapa desa di lima kecamatan," kata Aceng.
Dia mengungkapkan bahwa korban banjir terbanyak pada Rabu (19/11/14) terdapat di Kecamatan Bonai Darussalam yakni 2.151 KK dan disusul oleh Kecamatan Kepenuhan yaitu sejumlah 978 KK.
"Korban banjir di Kecamatan Kepenuhan Hulu terdata 153 KK, Kuntodarussalam 2 KK, dan Kecamatan Tambusai 411 KK dengan total korban sebanyak 3.695 KK," ungkapnya. [cp]

