Gerakan Pro Provinsi Riau Pesisir
FP3RP: Jangan Pilih Cakada yang Tak Pro Provinsi Riau Pesisir

Presidium Front Perjuangan Pembentukan Provinsi Riau Pesisir (FP3RP) Raya Desmawanto
Beritariau.com, Pekanbaru - Gerakan memisahkan diri dari Provinsi Riau mulai getol. Kelompok Pro Pembentukan Riau Pesisir mengajak masyarakat pemilih di 5 (lima) Kabupaten/ Kota di Riau untuk tidak memilih paslon cakada yang tak mendukung rencana pembentukan Provinsi Riau Pesisir dalam pilkada serentak 9 Desember mendatang.
Himbauan tersebut disampaikan Front Perjuangan Pembentukan Provinsi Riau Pesisir (FP3RP) untuk mencegah penjegalan pembentukan Provinsi Riau yang sudah berproses sejak 2014 lalu.
Presidium FP3RP, Raya Desmawanto MSi menegaskan, pro kontra pembentukan Provinsi Riau Pesisir sudah seharusnya dihentikan. Hal tersebut menyusul telah disetujui rencana tersebut dalam forum sidang paripurna DPRD Riau 2014 silam.
"Pihak-pihak yang menolak usulan Provinsi Riau Pesisir berarti menyangkal keputusan paripurna DPRD Riau yang sudah final dan bulat. Mereka yang tak setuju dan menghalanginya berarti tidak menghargai marwah dan kehormatan institusi DPRD Riau," tegas Raya Desmawanto dalam pernyataan tertulis kepada media, Selasa (06/10/20).
Raya menegaskan, pembentukan Provinsi Riau telah tuntas secara politis di daerah. Perjuangan akan dilanjutkan di tataran politik nasional dan pihaknya berharap moratorium pemekaran daerah otonom baru segera dicabut oleh pemerintahan Presiden Jokowi.
Raya menegaskan, pilkada di lima kabupaten/ kota yang diusulkan menjadi wilayah Provinsi Riau Pesisir menjadi salah satu kunci maju mundurnya realisasi pembentukan provinsi baru tersebut. Kelima daerah tersebut yakni Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Siak dan Kabupaten Kepulauan Meranti. Oleh sebab itu, mesti dipastikan siapapun paslon kepala daerah yang terpilih haruslah mendukung rencana pembentukan Provinsi Riau Pesisir tersebut.
"Jangan pilih paslon kepala daerah yang tak pro pembentukan Provinsi Riau Pesisir. Jangan salah pilih karena akan menghambat laju pembentukan Provinsi Riau Pesisir. Ini momentum kritis yang menentukan ke depan," tegas Raya.
Dalam waktu dekat, FP3RP akan membentuk posko taktis di 5 daerah yang akan menggelar pilkada serentak tahun ini. Posko difungsikan untuk mengkampanyekan pentingnya calon kepala daerah terpilih mendukung pembentukan Provinsi Riau.
"Kita segera bergerak ke bawah untuk memastikan calon kepala daerah terpilih adalah mereka yang mendukung pembentukan Provinsi Riau Pesisir. Posko-posko taktis akan bekerja. Warga jangan sampai salah pilih," pungkas Raya. (rls)

