Pandemi Covid-19, Gubri Imbau Pemda Kab/Kota Tanam Komoditi Penopang

Pandemi Covid-19, Gubri Imbau Pemda Kab/Kota Tanam Komoditi Penopang

Gubernur Riau (Gubri) H. Syamsuar, MSi

Beritariau.com, Pekanbaru - Di masa pandemi Covid-19, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, meminta Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Riau, untuk memanfaatkan lahan kosong yang ada, agar ditanam komoditi penopang ketahanan pangan.

"Saya khawatir kebutuhan pangan dan sayur akan langka. Makanya perlu dilakukan antisipasi dalam menghadapi ramadan dan lebaran," kata Syamsuar, Senin (27/04/2020).

Dia juga mengimbau dan menyarankan kepada warga untuk menanam padi, jagung dan ubi selama masa pandemi, memanfaatkan pekarangan rumah untuk bercocok tanam, termasuk mempersiapkan sagu di Kabupaten Kepulauan Meranti dan Inhil sebagai bahan pangan cadangan.

Beberapa tempat yang didatangi Syamsuar sejak Sabtu dan Minggu akhir pekan lalu, adalah lahan-lahan sentra tanaman sayur dan buah-buahan. Namun ada yang lebih vital seperti beras, yang menjadi kebutuhan pokok pangan warga.

"Produksi beras di Riau pada tahun 2019 lalu sudah mengalami penurunan yang signifikan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Misfaruddin mengatakan kemampuan Provinsi Riau secara swadaya dalam memenuhi kebutuhan pangan komoditas beras kepada warganya, tercatat mengalami penurunan.

BPS Provinsi Riau mencatat, sepanjang tahun 2019, total jumlah produksi beras secara swadaya sebanyak 131.820 ton. Dan jumlah itu mengalami penurunan sebanyak 20.270 ton atau 13,33% jika dibandingkan tahun 2018.

Metode penghitungan dilakukan BPS menggunakan sampel dengan memanfaatkan citra satelit dari Badan Informasi dan Geospasial (BIG) serta peta lahan baku sawah yang tercatat dalam data ATR/BPN, sehingga didapatlah angka estimasi luas panen padi dari sawah-sawah masyarakat.

Produksi padi di Riau pada 2019 diperkirakan sebesar 230.870 ribu ton. Dan jumlah ini diketahui juga mengalami penurunan sebanyak 35.500 ton dibandingkan 2018. (Adv)