Ekonomi Ambruk Munculkan Indikasi Kejahatan, Dewan Pesan Ini

Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru - Tengku Azwendi Fajri, SE
Beritariau.com Pekanbaru - Runtuhnya sektor perekonomian dari dampak penyebaran Covid-19, memunculkan gejolak sosial terutama indikasi rawan tindak kejahatan ditengah masyarakat. Ditambah belum lama ini, narapidana banyak dibebaskan.
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri SE, kepada wartawan, Jum'at (17/04/2020) mengatakan, potensi-potensi yang berkaitan dengan tindak kejahatan dan pencurian terindikasi akan terus muncul. Tentunya ini menjadi perhatian dari lembaga vertikal.
"Namanya Jatanras itu pasti akan meningkat. Harapan kita, ini menjadi atensi dari jajaran kepolisian," kata Azwendi.
Atensi yang dimaksud olehnya yaitu, pekerjaan rutin yang ada tidak menyurutkan aktivitas harian dalam menekan terjadinya tindak Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) meski dengan kondisi pesatnya penyebaran Covid-19.
"Karena himpitan ekonomi, ada warga terpaksa melakukan pencurian. Seandainya ada pencurian dan kekerasan itu, tetap dikatakan pelaku pelanggar hukum dan harus ditindak," tegasnya.
Sebelum itu terjadi, pihaknya berharap jajaran Babinsa dan Babinkamtibmas, berkoodinasi baik melalui Lurah maupun RT dan RW.
"Warga juga perlu optimalkan kamtibmas di lingkungan masing-masing. Lakukan pengawasan dilingkungan kerja mereka, supaya menekan dan meminimalisir potensi-potensi kejahatan yang ada," jelasnya. [Bam]

