Ketersediaan Pangan Cukup, Dewan Imbau Warga Tak Panik

Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Roni Pasla SE (Kiri) & Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Ruslan Tarigan (Kanan) | Istimewa
Beritariau.com Pekanbaru - Kalangan legislatif meminta agar warga tidak panik jelang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Pekanbaru. Sebab, ketersediaan pangan sudah dijamin cukup oleh Pemerintah.
"Masyarakat tidak panik atas pemberlakuan PSBB ini, karena ini untuk kebaikan kita semua," kata Anggota DPRD Kota Pekanbaru Roni Pasla kepada wartawan, Rabu (15/04/2020).
Warga Kota Pekanbaru juga diminta untuk mengikuti anjuran Pemerintah selama masa PSBB dan mengikuti protokol kesehatan, dengan tetap #dirumahAja serta menjaga jarak (physical distancing) dan tidak berkumpul di keramaian selama masa penyebaran Covid-19 saat ini. "Jika keluar pun pakai masker untuk protek diri" pintanya.
Dia juga menjelaskan saat ini ketersediaan pangan sangat cujup. Pihaknya sudah melakukan pengecekan di gudang Bulog. Selain itu, masa PSBB juga baik pasar dan toko yang menjual bahan pokok masih tetap dibuka.
"Tak perlu juga memborong bahan makanan untuk di stok di rumah, karena memang tak ada kelangkaan, sudah dijamin Pemerintah," paparnya lagi.
Politisi PAN ini berharap, Pemerintah melakukan upaya sosialisasi jelang PSBB diterapkan. Termasuk menjelaskan kondisi pangan dan melakukan operasi pasar. "Ini harus dilakukan supaya menekan harga agar tidak dimainkan oleh spekulan," jelasnya.
Senada juga disampaikan Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PDIP, Ruslan Tarigan. Jelang penerapan PSBB ini, warga Pekanbaru tidak panik. penerapan PSBB ini. "Harga jual bahan pokok sampai 9 bulan kedepan masih aman," katanya menegaskan.
Termasuk ketersediaan pangan dan bahan pokok menyambut ramadan, dipastikan tidak akan kekurangan ataupun langka.
Bulog dan Disperindag Pekanbaru juga didesak melakukan operasi pasar dan menjual paket sembakonya dengan harga terjangkau oleh masyarakat ditengah penyebaran wabah covid-19 saat ini.
"Kita apresiasi langkah Bulog untuk operasi pasar. Tidak ada yang perlu dipanikkan untuk ketersediaan bahan makanan pokok sudah cukup," tutupnya. [Bam]

