Oknum camat di Pekanbaru diduga pelesiran saat Pemilu datang

Penulis : user | Jumat, 12 April 2019 - 06:16 WIB

Kegiatan Rapat Persiapan Pemilihan Umum di Kota Pekanbaru baru-baru ini

Beritariau.com, Pekanbaru - Jelang pemilihan umum yang akan berlangsung beberapa hari ke depan membuat setiap daerah melakukan persiapan matang. 

Pesta rakyat pada 17 April mendatang jelas menjadi atensi semua kepala daerah karena merupakan pesta demokrasi untuk memilih presiden dan legislatif secara bersamaan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah bangsa.

Persiapan matang tak luput dilakukan di Kota Pekanbaru. Walikota Pekanbaru Firdaus bersama jajarannya para camat serta Polresta Pekanbaru menggelar rapat koordinasi dalam rangka persiapan pelaksanaan Pemilu Serentak, Pileg dan Pilpres‎ 2019. 

Namun, ada kejadian yang tak elok ketika rapat berlangsung lantas ada isu berhembus kencang adanya oknum jajaran Pemko justru melancong ke Bali.

Kabar itu terkuak ketika Firdaus memanggil satu persatu camat se Pekanbaru, terdapat seorang Sekretaris Camat yang mewakili camat karena tidak hadir.

"Camat Tampan ?" tanya Firdaus dalam rapat di hotel Pangeran Pekanbaru itu, Kamis (11/4). Sekcam bernama Safrianto tersebut tak dapat menjawab banyak saat pimpinannya menanyakan hal tersebut. "Izin pak," kata Safrianto singkat.

Firdaus merasa heran lantaran saat rapat penting tersebut anak buahnya justru keluar kota bersama sejumlah pegawai Kecamatan Tampan lainnya berjumlah 4 orang. Kemudian Firdaus melanjutkan absen kembali, dan para camat lainnya hadir dalam rapat itu. Hanya Camat Tampan, Liswarti yang tidak hadir.

Camat Tampan, Liswarti saat dihubungi mengakui dirinya tidak berada di lokasi acara rapat koordinasi tersebut. Dia juga tidak membantah akan ke Bali, namun Liswarti mengaku masih berada di Bandung.

"Saya sekarang di Bandung, lihat anak. Kan anak sendirian di sana (Bandung)‎," kata Liswarti dihubungi wartawan dari Pekanbaru.

Saat ditanya berulang kali soal informasi rencananya plesiran ke Bali bersama 4 PNS Kecamatan Tampan, Liswarti kembali berkilah dan menyebutkan sedang berada di Bandung, tanpa menjawab dengan jelas. 

"Jangan dibesar-besarkan lah saya di luar kota. Kan lihat anak. Kalau soal persiapan (jelang Pemilu) itu sudah selesai," pinta Liswarti.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Jhon Romi Sinaga saat dikonfirmasi mengatakan, tidak sewajaranya seorang camat meninggalkan tugas. Apalagi Pemilu serentak akan dilaksanakan 6 hari lagi.

"Ini sudah mendekati Pemilu, tinggal menghitung hari, kok Buk Camat malah jalan-jalan keluar kota. Semestinya Pemko Pekanbaru memanggil camat ini, kinerjanya dipertanyakan," ketus politikus PDI Perjuangan itu.

Romy sangat menyayangkan ketidakhadiran Camat Liswarti‎ dalam rapat penting bersama Forkopimda Pekanbaru itu. Sebab, kata Romi, pejabat negara sangat diperlukan kehadirannya di saat perhelatan pesta demokrasi akan dilaksanakan. 

"Itu camatnya harus dipanggil Badan Kepegawaian Daerah, ‎ngapain dia keluar kota, bahkan informasinya plesiran ke Bali. Tolong lah tanggung jawab sedikit sebagai pejabat negara," kata Romi. [ard]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :