Polda Riau Selidiki Kebakaran Lahan Perusahaan di Pelalawan

Penulis : user | Sabtu, 16 Maret 2019 - 23:07 WIB

Ilustrasi

Beritariau.com, Pekanbaru - Kepolisian Daerah Riau menyatakan telah menurunkan tim guna menyelidiki dugaan areal lahan konsesi perusahaan kelapa sawit yang terpantau mengalami kebakaran di Kabupaten Pelalawan, pada medio pekan ini. 

"Satreskrim Pelalawan sudah ke lapangan," kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto, Sabtu.

Namun, Sunarto mengaku belum mendapat informasi lebih lanjut hasil penyelidikan tersebut. "Segera dikabari setelah ada informasi lebih lanjut," ujarnya. 

Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi yang dionfirmasi terpisah belum memberikan respon terkait penyelidikan yang dilakukan oleh jajarannya itu. Sejatinya, Polda Riau sebagai Satgas Penegakan Hukum Karhutla memiliki kebijakan tersendiri dalam menangani perkara kebakaran lahan yang melibatkan korporasi. 

Polda Riau melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus kerap memberikan pendampingan atau "backup" kepada jajaran Polres yang tengah menyelidiki kebakaran lahan di lahan perusahaan. 

Namun, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Pol Gidion Arif Setiawan juga belum memberikan komentar terkait dugaan lahan korporasi yang terbakar di wilayah tersebut. 

Sementara itu, Wakil Komandan Satgas Karhutla Riau, Edwar Sanger mengaku belum menerima informasi dugaan kuat kebakaran di lahan perusahaan bernama PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS) yang ditemukan oleh organisasi lingkungan hidup, Greenpeace. 

Namun, Edwar berjanji akan memeriksa informasi tersebut.

Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia, Rusmadya Maharuddin mengatakan indikasi kuat itu didapatkan dari hasil analisis titik koordinat dari foto dokumentasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait pemadaman kebakaran lahan di daerah Pangkalan Terap Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan.

Pada foto yang diambil pada tanggal 12 Maret 2019 itu, didapatkan lokasi kebakaran pada titik koordinat 0º11’43”, 102º18’36” dan 0º11’54”, 102º18’48”. Ketika dicek melalui citra satelit dan dipadukan dengan data peta Hak Guna Usaha (HGU) kelapa sawit yang dimiliki Greenpeace, lokasinya berada di dalam konsesi PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS).

"Memang benar lokasi koordinat itu di PT. Sumber Sawit Sejahtera, PT. SSS itu. Dari hasil ‘fire monitrong’ yang kita lakukan juga, itu ternyata di PT. SSS ini pada tahun 2014, 2015 itu terjadi kebakaran juga. Kemudian di tahun 2018 sama 2019 sekarang ini juga kita temukan kebakaran juga," kata Rusmadya. [ard]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :