Tiga Alat Berat Turut Disita Petugas

KLHK Tangkap Pecatan TNI Rambah Cagar Biosfer Giam Siak Kecil

Penulis : user | Jumat, 07 Desember 2018 - 13:58 WIB

Beritariau.com, Pekanbaru - Balai Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum KLHK) Wilayah II Sumatera menangkap seorang pecatan TNI berikut tiga unit alat berat jenis eskavator yang tertangkap tangan merambah hutan lindung cagar biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu, Bengkalis, Riau.

Kepala Balai Gakkum KHLK Wilayah II Sumatera, Eduwar Hutapea, Jumat (7/12/2018) menjelaskan selain menyita tiga alat berat dan pecatan TNI bernama Sudigdo tersebut, petugas yang turut diperkuat oleh TNI dan Polri turut mengamankan tiga pekerja lainnya.

"Salah satu di antara mereka ada pecatan TNI atas nama Sudigdo alias Digdo," ungkap Edo.

Namun, ia menjelaskan saat ini para pelaku yang diamankan bersamaan dengan tiga alat berat di kawasan terlarang perambahan itu masih berstatus sebagai saksi.

Edo mengatakan bahwa pengungkapan tersebut merupakan hasil koordinasi apik antara jajaran Gakkum KLHK bersama TNI dan Polri di kawasan Giam Siak Kecil Bukit Batu, tepatnya di Kecamatan Bandar Laksamana dan Bukit Kerikil, Kabupaten Bengkalis.

Lebih jauh, Edo menjelaskan jika seluruh alat berat itu digunakan untuk lokasi perkebunan sawit di kawasan konservasi tersebut. "Ketiga alat berat dipergunakan untuk mempersiapkan lokasi perkebunan kepala sawit. Itu terbukti dengan ditemukan ratusan bibit sawit siap tanam dan sebagian sudah ditanami," ujarnya.

Sementara itu, disinggung terkait peran Digdo, pecatan TNI itu, Edo mengatakan masih mempelajari lebih jauh. Hanya saja, ia menuturkan jika Digdo yang sebelumnya berpangkat Sersan Mayor itu terlibat kasus pembakaran hutan di lokasi yang sama. "Pada saat itu dia berhentikan dengan tidak hormat," ujarnya. [ard]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :