Propam Selidiki Tindakan Tidak Senonoh Oknum Polisi

Penulis : user | Rabu, 05 Desember 2018 - 15:30 WIB

Ilustrasi

Beritariau.com, Pekanbaru - Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Kepolisian Daerah Riau mendalami dugaan tindak senonoh yang dilakukan seorang oknum polisi hingga menyebabkan sang kekasih hamil. 

Oknum Polisi yang bertugas di Brigade Mobil Polda Riau tersebut diketahui berinisial MR. Sementara sang pujaan hati yang menjalin kasih selama empat tahun hingga berbadan dua itu berinisial MN.

Persoalan muncul ketika oknum polisi berpangkat Bripda tersebut enggan bertanggung jawab atas perbuatannya.  Kasus tersebut kemudian dilaporkan HN ke Propam Polda Riau. 

Terkait dugaan kasus seorang oknum anggota Brigadir Mobile, Bripda MR yang nekat menghamili seorang perempuan HN berujung ke Propam Polda Riau, Selasa (4/12/2018) kemaren.

Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto di Pekanbaru, Rabu, menjelaskan bahwa surat laporan tersebut diterima pihaknya pada Selasa kemarin (4/12/2018).

"Suratnya sudah masuk kemarin Selasa di Propam Polda Riau. Suratnya dalam bentuk laporan dari masyarakat," kata Sunarto dihubungi wartawan melalu ponselnya.

Ia mengatakan saat ini penyidik Propam Polda Riau sedang mempelajari kasus tersebut. 

Jika terbukti, tidak menutup kemungkinan Bripda MR akan dipanggil Penyidik untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Kasusnya masih kita pelajari terkait laporan dari masyarakar tersebut. Kita belum sampai kesana (sanksinya-red)," sambung Suanrto mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Utara ini.

Untuk diketahui MN terpaksa mengadukan Bripda MR ke Propam Polda Riau sebagai upaya bentuk jalur hukum karena diduga menghamilinya tidak mau bertanggung jawab (tidak mau menikahi).


Data yang dirangkum, Bripda MR dan korban MN ini berkenalan pada tahun 2015 dan sudah menjalani hubungan asmara selama empat tahun.

Dengan hubungan asmara yang berjalan empat tahun ini, Bripda MRES dan korban MN diduga menjalani hubungan terlarang. Hingga korban MN diduga berbadan dua lima bulan.

Menurut MN yang didampingi Kuasa Hukumnya Jaka Marhaen, SH dan didampingi juga oleh Ketua LSM Perkara Riau V Freddy H. SE, wanita 31 tahun ini mengaku sudah hamil 5 bulan.

"Laporannya diterima oeh Bripka Fandi Ahmad, seorang petugas di Propam Polda Riau," katanya.

Bahkan, Jaka Marhaen juga mengatakan masalah ini telah dikordinasikan ke Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA ) Polda Riau, untuk dapat keadilan atas janin yang ada di kandungannya.

"Dari hasil kordinasi yang kita lakukan ke PPA Polda Riau, diarahkan ke Bidang Propam Polda Riau," tuturnya. [ard]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :