Firdaus Klarifikasi Dukungan Kepada Jokowi-Maaruf Amin

Penulis : user | Rabu, 24 Oktober 2018 - 12:11 WIB

Firdaus Klarifikasi Dukungan Jokowi

Beritariau.com, Pekanbaru -  Badan Pengawas Pemilu Provnsi Riau memeriksa Wali Kota Pekanbaru, Firdaus, terkiat daklarasi dukungan terhadap Calon Presiden Joko Widodo-Maaruf Amin.

Usai pemeriksaan, Firdaus secara pribadi mengaku memberikan dukungan terhadap Jokowi, tidak sebagai pejabat. 

Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan mengatakan hari ini hanya Firdaus yang memenuhi panggilan. 

Firdaus dimintai keterangannya terkait kehadirannya dalam deklarasi serta tanda tangan dukungan terhadap pasangan Capres Jokowi-Maaruf.

"Iya tadi memintai keterangan Wali Kota Pekanbaru sebanyak 28 pertanyaan. Hal itu berkaitan dengan deklarasi dukungan kepada salah satu pasangan Capres beberapa waktu lalu," kata Rusidi, Rabu (24/10/2018).

Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru, Firdaus mengatakan, dirinya bersikap netral dan membantah adanya dukungan terhadap Capres Jokowi-Maaruf. Dia mengaku hanya mendukung pemerintahan Jokowi saat ini secara pribadi, lantaran dia sebagai wali kota.

"Saya ini kan wali kota, bahagian dari pemerintah pusat. Pak Jokowi adalah presiden, maka wali kota mesti mendukung pemerintah. Jadi mendukung Pak Jokowi sebagai presiden," ujar Firdaus di kantor Bawaslu Riau, Jalan Adi Sucipto, Pekanbaru, kemarin.

Firdaus juga mengatakan, sebagai pejabat dirinya mengaku netral terhadap 2 pasangan Capres dan Cawapres 2019. Dia enggan menyebutkan siapa Capres yang akan dipilihnya, karena itu akan dilakukannya dalam kotak bilik suara jika tiba waktunya masa Pilpres.

"Sebagai wali kota saya netral. Kalau pilihan secara pribadi itu rahasia," kata politikus partai Demokrat itu.

Firdaus mengajak agar masyarakat memilih salah satu capres tanpa menyebutkan nama pasangannya. Hal itu, lanjut Firdaus, untuk membantu Komisi Pemilihan Umum dalam menyelenggarakan Pilpres tahun depan. 

"Sebagai warga yang baik, kita bantu penyelenggara KPU dalam pesta demokrasi ini agar berjalan sukses dan lancar," ucap Firdaus yang kalah dalam pertarungan Calon Gubernur Riau 27 Juli 2018 lalu.

Firdaus mengaku memiliki penilaian sendiri terhadap Capres yang akan dipilihnya. Meskipun partai Demokrat yang telah membawanya ke kursi wali kota mendukung pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandi.

"Sebagai kader, saya taat kepada partai (Demokrat). Secara pribadi, saya juga punya penilaian," jelas Firdaus. [ard]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :