Sembilan Penumpang Terluka Insiden Terbakarnya Kapal di Inhil

Penulis : user | Senin, 15 Oktober 2018 - 11:02 WIB

Ilustrasi

Beritariau.com, Pekanbaru - Speed boat atau kapal cepat penuh dengan penumpang terbakar sesaat akan berlayar meninggalkan dermaga di Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. 

Kepala Kepolisian Resor Indragiri Hilir, AKBP Christian Rony Putra di Pekanbaru menjelaskan sedikitnya sembilan penumpang kapal cepat SB Mulya Jaya Indah II tersebut mengalami luka-luka dalam insiden yang terjadi pada Minggu siang kemarin (14/10/2018) sekitar pukul 14.00 WIB tadi. 

"Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Penyebab terjadinya kebakaran masih dalam penyelidikan," kata Rony. 

Ia menjelaskan bahwa insiden itu berawal saat kapal cepat yang menjadi transportasi andalan masyarakat setempat tersebut bersiap akan meninggalkan dermaga Pelabuhan Simpang Kanan, Perairan Sungai Guntung, Tagaraja, Kecamatan Kateman. 

Nakhoda kapal, Syahroni (62) kemudian berupaya menyalakan mesin kapal yang sedianya hendak menuju desa Simpang Kateman tersebut. Tiba-tiba, lanjutnya, mesin kapal yang berada pada bagian buritan meledak. 

Menurut saksi, ledakan keras itu seketika terjadi bersamaan dengan munculnya api, sehingga dalam waktu singkat kapal yang terbuat dari kayu dan fiber itu terbakar sesaat. 

Dengan cepat api membakar hampir sebagian badan kapal. Sejumlah penumpang yang panik langsung berupaya menyelamatkan diri dengan dibantu nelayan dan warga yang kebetulan pada saat kejadian sedang berada di tempat kejadian perkara. 

"Semua korban di evakuasi ke rumah sakit Raja Musa Sungai Guntung, Kecamatan Kateman," tuturnya. 
Sementara itu, dari hasil penyelidikan kepolisian sedikitnya enam warga mengalami luka bakar ringan, sementara tiga lainnya mengalami luka berat sehingga harus dirawat intensif di rumah sakit. 

Ia merincikan diantara korban yang mengalami luka berat termasuk seorang bayi berusia lima tahun yang mengalami luka bakar sepanjang bagian tangan dan kaki. 

Selain itu, seorang pelajar berusia 12 tahun bernama Nasal juga mengalami hal yang sama. Terakhir Intan Ayu, anak berusia enam tahun juga mengalami luka cukup serius bagian tangan dan kaki. 

"Mayoritas yang mengalami luka berat anak-anak dan bayi. Saat ini korban masih dirawat di rumah sakit terdekat," jelasnya.  [Don]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :