Rozie : Tak Ada Dasar Satpol PP Terima Uang
Kepala Satpol PP Pekanbaru Berang Anggotanya Dapat Setoran dari PKL
Para Pedagang yang Menggelar Dagangannya di Samping Pos Jaga Satpol PP Kantor Walikota Pekanbaru | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota Pekanbaru, Azharisman Rozie kesal dan berjanji akan mencari oknum Satpol PP yang menerima setoran dari PKL penjual soal Ujian CPNS.
Menurutnya tak ada dasar Satpol PP untuk memungut uang dari PKL yang berjualan. Apalagi pedagang itu berjualan di atas terotoar tepat di belakang kantor Walikota Pekanbaru.
"Itu tak benar, saya perintahkan Kabag. Ops untuk usut itu. Dasar apa satpol PP nerima begituan," katanya dengan suara tinggi melalui sambungan seluler kepada wartawan, Selasa (21/10/14).
Rozi berpesan, jika niat baik para pedagang untuk membantu orang yang akan ujian melalui prediksi soal ujian harus dibarengi dengan cara yang baik pula. Dirinya tak keberatan asal para pedagang tak melanggar aturan.
"Jangan memanfaatkan situasi, kalau jual-jual soal itu maksudnya memang baik tapi jangan pakai cara yang tak baik," pesannya.
Diakuinya, para pedagang itu telah menyalahi aturan Perda kota Pekanbaru tentang ketertiban umum dan akan segera menertibkannya.
"Menjual disitu dilarang. Itu melanggar aturan perda ketertiban umum," tukasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah penjual simulasi ujian CPNS mengaku memberikan setoran sebagai uang "pengamanan" agar bisa berjualan disitu. [Baca : Hm..! Ada Penjual Simulasi Ujian CPNS di Gerbang Pemko Pekanbaru, Nyetor ke Oknum Satpol PP] [mar]

