Isu mutasi turunkan semangat kerja ASN Pemko Pekanbaru, dewan: seharusnya itu tak boleh terjadi

Isu mutasi turunkan semangat kerja ASN Pemko Pekanbaru, dewan: seharusnya itu tak boleh terjadi

Ilustrasi

Beritariau.com Pekanbaru - Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Ida Yulita Susanti menyebutkan, merebaknya isu mutasi besar-besaran di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, membuat kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) saat ini kian menurun. 

Politisi dari Partai Golkar ini menyayangkan adanya penurunan kinerja ASN tersebut. Menurutnya, mutasi merupakan hal yang lumrah dan biasa terjadi. Sayangnya, tidak sedikit orang mengaitkan isu mutasi ini dengan kompensasi politik.

"Jadi ketika ada perombakan kabinet dalam arti mutasi itu hal biasa. Ada penurunan kinerja untuk ASN dilingkungan Pemko karena ada isu yang beredar akan terjadi mutasi besar-besaran, seharusnya ini tidak boleh terjadi," Kata Ida, kepada wartawan, Selasa (05/09/17).

Menurutnya lagi, rencana bongkar pasang kabinet kerja kepala daerah adalah hal yang wajar terjadi, sepanjang mengikuti aturan dan prosedur yang berlaku, hal itu tidak bertentangan.

"Harusnya, jangan sampai menganggu kepada aktivitas pekerjaan sehari-hari. Hak yang didapat sebagai ASN itu sepenuhnya dibayar oleh negara," ungkapnya.

Dalam menjalankan visi misi, tentunya kepala daerah mempunyai kewenangan untuk memilih anak buah yang bisa bekerja sesuai dengan apa yang diperintah. Sehingga, praktik dilapangan tidak salah kaprah.

"Kepala daerah tentu menginginkan orang-orang yang mempunyai kualitas dan daya saing tinggi dalam membantu menjalankan roda pemerintahan nya," pungkasnya. [bam]