Kloter pertama, 17 CJH dilepas melalui bandara SSK II Pekanbaru, diantaranya ada yang sakit
Ilustrasi
Beritariau.com Pekanbaru - Kloter Pertama, sebanyakb17 Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Pekanbaru, Minggu (30/07/17) siang, resmi dilepas oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru. Sebelum dilepas melalui bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, seluruh jemaah, berkumpul di Aula Masjid Agung An-Nur, Provinsi Riau.
Rombongan JCH yang berangkat, diberikan pengarahan tentang mekanisme prosedural keberangkatan oleh Kemenag Kota Pekanbaru menuju embarkasi haji di Bandara Hang Nadim, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
"Ini kloter pertama pemberangkatan calon jemaah haji. Semua jemaah diberangkatkan melalui embarkasi Kota Batam," kata Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kota Pekanbaru, H Defizon SKom.
Dia menyebutkan, untuk penerbangan perdana 17 CJH asal Kota Pekanbaru hari ini telah diberangkatkan pada pukul 15.00 WIB. Semua CJH sebelumnya sudah melalui pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Kesehatan (Diskes) Pekanbaru.
"Dari 17 jemaah haji ini ada diantaranya yang sering sakit karena faktor usia (uzur,red). Tapi semua tidak ada masalah, karena sudah menjalani tes kesehatan," paparnya.
Dijelaskannya lagi, pada kloter kedua, CJH pada Senin (31/07/17) akan diberangkatkan kembali. Penerbangan akan dimulai besok pada pukul 11.10 WIB, 11.50 WIB dan pukul 15.00 WIB.
"Kloter kedua besok ada 3 pemberangkatan hingga dilanjutkan pada tanggal 1 agustus, tanggal 13 Agustus serta tanggal 15 agustus 2017 nanti," jelasnya.
Kabid Pengendalian dan pemberantasan penyakit (P2P) Dinas Kesehatan kota Pekanbaru, Gustiyanti SKM, MKes mengungkapkan, CJH asal Kota Pekanbaru telah melalui pemeriksaan uji kesehatan. Termasuk melakukan suntik vaksinasi bagi para CJH.
"Calon Jemaah Haji telah selesai melakukan vaksinasi. Dalam pemeriksaan kesehatan itu ada 3 orang jemaah haji tidak diperbolehkan berangkat ke tanah suci karena sakit," kata Yanti.
Sebelumnya dari total pemeriksaan kesehatan CJH kota Pekanbaru ada empat orang yang gagal berangkat haji, sebelumnya 2 orang sakit ginjal, satu orang sakit sirosis dan satu orang dalam keadaan hamil.
"Waktu lalu memang ada satu orang calon jemaah haji kita yang mengalami penyakit sinosis (hati), waktu itu ia langsung melakukan pengobatan kepada ahlinya," Ungkapnya.
Yanti melanjutkan bahwa total jemaah haji asal kota Pekanbaru berjumlah 1.106 orang dengan rincian Tim Pemandu Haji Daerah (TPDH) 10 orang, Tim kesehatan haji indonesia (TKHI) 9 orang, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) sebanyak 2 orang. Sementara Calon Jemaah Haji 1.085
Ia mengimbau kepada seluruh calon jemaah haji khususnya kota Pekanbaru agar selalu menjaga kebersihan dan kesehatan saat melakukan ibadah haji. Sebab dengan hal tersebut calon jemaah haji akan terhindar dari berbagai penyakit. [bam]

