500 hektare lahan Riau terbakar, polisi baru tangkap 8 orang

500 hektare lahan Riau terbakar, polisi baru tangkap 8 orang

Ilustrasi

Beritariau.com, Pekanbaru - Dalam pekan ini, selain Aceh kebakaran lahan juga banyak terjadi di Provinsi Riau. Sebagian besar terjadi di pesisir timur meliputi Rokan Hilir, Dumai, Bengkalis, Pelalawan, dan Indragiri Hilir dengan luasan terbakar mencapai puluhan hektare. 

Bahkan, dalam beberapa hari terakhir titik-titik api dengan kebakaran berkisar dua hingga puluhan hektare. Satuan Tugas Kebakaran lahan dan Hutan Provinsi Riau terus melakukan pemadaman baik melalui darat maupun udara dengan bom air.

Secara keseluruhan sepanjang tahun 2017 ini sudah terjadi total 98 kasus kebakaran lahan dengan luas hampir 500 hektare hangus terbakar. Namun Jajaran Kepolisian di Provinsi Riau baru bisa menangkap delapan tersangka pembakar lahan.

"Tersangka semuanya perorangan, baru delapan. Ada yang membakar setengah ha dan dua ha," kata Kepala Kepolisian daerah Riau, Irjen Pol Zulkarnain, Sabtu (29/07/2017).

Menurutnya memang awal-awal ada lahan perusahaan yang terbakar. Namun setelah didalami melalui data-data, ternyata lahan terbakar tersebut sudah dilepaskan izinnya sehingga menjadi tanah perseorangan.

Hal tersebut seperti yang terjadi di Kepulauan Meranti dan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Tapi setelah dicek fisik dan ditemui aparat desa, lokasi kebakaran diakui kebanyakan adalah lahan sawit perorangan.

Kebakaran, lanjutnya, dipastikan terjadi karena unsur kesengajaan. Seperti yang dipantaunya di Mandau, bahwa berdasarkan keterangan memang ada warga yang sering membakar.

"Itu sudah dinasehati oleh tetangga-tetangganya tapi tetap saja terbakar. Kadang memang sempat bisa dipadamkan, tapi kemarin itu angin kencang dan api cepat menyebar, diapun kewalahan. Saat ini yang bersangkutan melarikan diri dan dalam pengejaran Kepolisian Resor Bengkalis," ungkapnya.[bas]