Khawatir, mutasi pejabat Pemko Pekanbaru jadi ajang balas jasa

Khawatir, mutasi pejabat Pemko Pekanbaru jadi ajang balas jasa

Ilustrasi

Beritariau.com Pekanbaru - Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Hotman Sitompul, mengkhawatirkan mutasi besar-besaran yang dilakukan di lingkungan pejabat Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, disinyalir sebagai ajang balas jasa pasca Pilkada Pekanbaru 2017.

"Mutasi yang dilakukan oleh Walikota nanti, kita minta dilakukan secara profesional dan jangan asal main tunjuk. Pembantu walikota harus mampu menjabarkan setiap visi misi pimpinannya nanti," kata Hotman, saat dikonfirmasi, Selasa (18/07/17).

Dalam rangkaian mutasi, Hotman menyebutkan ada beberapa tahapan yang harus dilalui. Meskipun mutasi merupakan hak prerogatif dari Walikota, tidak serta merta pimpinan menunjuk dan menempatkan pejabat yang tidak sesuai dengan kompetensi nya.

"Tentu kalau mau melakukan mutasi ada tahapan fit and proper test. Karena setiap satker harus mengacu pada visi misi Walikota, bukan visi misi dari dinas atau satkernya sendiri," cetusnya.

Disinggung soal adanya pengambilan pejabat impor dari Pemprov Riau dan masih belum paham pemetaan Kota Pekanbaru, dia tidak setuju. Menurutnya, tidak ada pantangan ataupun hambatan dalam melakukan suatu tujuan dalam pembenahan sistem di birokrasi.

"Soal setuju atau tidaknya nanti di rekrut dari dalam ataupun dari luar, itu bukan hambatan. Yang penting harus memiliki kopentensi dalam bekerja," pungkas politisi PDI P yang juga mantan birokrasi di Pemprov Riau ini. [bam]