Sita barang pedagang, Satpol PP Kampar disirami Cabe
KENA LEMPARAN CABE - Sebanyak 3 orang personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kampar, mendapat hadiah lemparan sambal cabe oleh pemilik warung Herman saat melakukan penertiban di warung milik Herman Susilo (40) Selasa (06/06/17) siang | Istimewa
Beritariau.com Bangkinang - Sebanyak 3 orang personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kampar, mendapat hadiah lemparan sambal cabe oleh pemilik warung yang berlokasi di Jl Sudirman Bangkinang Kota tepatnya disimpang empat samping Kantor BRI cabang Bangkinang, Selasa (06/06/17) siang.
Lemparan tersebut terjadi karena pemilik warung, Herman Susilo (40) tidak terima, usaha tempatnya berjualan saat Ramadan, diobok-obok oleh penegak Perda tersebut.
Herman yang terlanjur kalap melempar petugas dengan sambal yang sudah terhidangkan diatas meja ketika mendengar petugas menyita barang warung miliknya dengan kata-kata yang tak lazim didengar.
Sontak saja, dari 15 orang personil yang datang, tiga diantaranya terkena lemparan cabe. Satu pada bagian wajah dan dua orang pada bagian baju dan celana.
Kepala Satpol PP Kampar Muhammad Jamil membenarkan adanya hal tersebut. Dia mengatakan, petugas yang terkena siraman sambal di bagian mata adalah Kasi Operasi bernama Taufik. Sedangkan Kabid Trantib Riski serta Rido (anggota) terkena siraman sambal di baju dan celana.
"3 petugas Satpol PP itu tidak terima dan sudah melaporkan kasus tersebut ke Polres Kampar atas tindakan penganiayaan," Kata Jamil, kepada wartawan.
Jamil menjelaskan, sebelum penertiban, pelaku usaha sudah acapkali diperingatkan agar tidak membuka usaha warung makannya di siang hari. Namun, pemilik masih tetap membandel dan masih membuka usahanya tersebut dari informasi yang dia terima melalui masyarakat.
"Pemilik warung ini memang bandel. Sebelumnya kita sudah tegur baik-baik agar jangan buka di siang hari. Apalagi kawasan tersebut di pusat kota," ungkapnya.
Pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan dan memperingati bagi warung makan yang buka di siang hari, akan ditindak sesuai prosedur
"Razia ini akan dilakukan rutin selama bulan Ramadhan untuk menghormati warga masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa," pungkasnya. [bam]

