10 ribu blangko e-KTP sudah datang. Disdukcapil: belum bisa dicetak, jaringan offline

10 ribu blangko e-KTP sudah datang. Disdukcapil: belum bisa dicetak, jaringan offline

Ilustrasi

Beritariau.com Pekanbaru - Blangko e-KTP yang dijanjikan untuk penduduk Kota Pekanbaru, telah dikirim oleh Pemerintah Pusat melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Hasilnya, pemerintah pusat hanya memberikan jatah sebanyak 10 ribu blangko dari kebutuhan yang ada saat ini yakni 40 ribu blangko.

Namun, warga harus kecewa karena 10 ribu blangko yang ada saat ini tidak bisa dicetak karena faktor gangguan jaringan server e-KTP dari pusat yang membuat warga harus menahan kesabaran untuk mendapatkan e-KTP.

"Belum bisa dicetak. Jaringan offline. Persoalan ini terjadi se Indonesia. Bukan hanya Pekanbaru saja," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Kota Pekanbaru, Baharuddin MSi, kemarin.

Dijelaskannya lagi, saat ini 10 ribu blangko e-KTP dinilai belum memenuhi kebutuhan dan permintaan dari warga Kota Pekanbaru saat ini. Karena, dari data perekaman yang masuk, jumlah warga yang telah merekam e-KTP lebih kurang 40 ribu orang.

"Jumlah blanko yang sudah kami jemput ke pusat ini masih kurang jika dibandingkan database masyarakat Pekanbaru yang sudah merekam tapi belum mendapatkan e-KTP," ungkap Baharuddin,

Meski begitu, warga yang berhak mendapatkan e-KTP adalah warga yang telah dulu melakukan perekaman atau yang berstatus print ready record (PRR). 

"Yang nanti e-KTP yang sudah merekam data sudah lama namun belum mendapatkan blanko e-KTP. Secara bertahap kita cetak. Bagi yang belum dapat e-KTP, sementara bisa gunakan Surat Keterangan KTP Sementara," pungkasnya. [red]