Taja Istigosah, Doakan Negara Tak Hancur

Lilin Matinya Demokrasi Dinyalakan, Kelompok Cipayung Pekanbaru Tolak UU Pilkada

Lilin Matinya Demokrasi Dinyalakan, Kelompok Cipayung Pekanbaru Tolak UU Pilkada

Ilustrasi | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Sekelompok mahasiswa di Pekanbaru melakukan aksi Istigosah tolak UU Pilkada yang baru disahkan DPR RI beberapa hari lalu. Mereka mendoakan agar negara ini tak hancur lebur akibat adanya upaya merusak demokrasi.

"Kita hadir disini untuk menolak UU Pilkada melalui DPRD. Kita tak kenal siapa yang akan kita pilih, tiba-tiba saja muncul pemimpin yang sudah dilantik," teriak Koordinator Lapangan (Korlap) Ferry Siagian di Jalan Cut Nyak Dien Kota Pekanbaru, Senin Malam (29/9/14) sekitar pukul 19.30 wib.

Selain itu, dia juga menyinggung proses pembuatan undang-undang ini melalui voting. Menurutnya voting adalah sebuah proses yang tidak bersandar dari sebuah musyawarah dan mufakat

Ditempat yang sama, Liberson Sinaga dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pekanbaru, menuturkan aksi ini sengaja dilakukan sebagai wujud keprihatinan mahasiswa terhadap demokrasi yang dibangun melalui reformasi telah hancur lebur.

"Kita dari kelompok Cipayung Pekanbaru bersama dengan Sapma Ikatan Pemuda Karya (IPK) Provinsi Riau, mengecam dan menolak UU Pilkada yang disahakan DPR RI beberapa waktu lalu. Karena tak sesuai dengan demokrasi yang kita jalani. Undang-undang itu telah merampas hak rakyat," katanya kepada Beritariau.com.

Selain berorasi, para mahasiswa ini juga mengajak warga untuk membubuhkan tanda tangan mengeluarkan petisi menolak Pilkada melalui DPRD di atas kain putih dan membakar lilin sebagai wujud berdukacita atas matinya demokrasi di Indonesia.

Aksi damai ini mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Pantauan dilapangan, mahasiswa ini tak melakukan pemblokiran jalan dan tindakan yang merugikan pengguna jalan.

Istigogash ini sendiri diikuti oleh Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) dan Satuan Pelajar Mahasiswa Ikatan Pemuda Karya (Sapma IPK). [mar]