Musrenbang Kota Pekanbaru di hotel mewah, Fitra Riau: ini boros dan terlalu berlebihan
Ilustrasi
Beritariau.com Pekanbaru - Acara rapat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Pekanbaru, yang berfasilitas hotel bintang empat, dinilai terlalu berlebihan dan tidak bermanfaat ditengah kondisi keuangan APBD Kota Pekanbaru yang saat ini merosot tajam.
Hal itu disampaikan Kordinator Forum Transparansi Anggaran (Fitra) Riau, Usman, kepada wartawan, saat dikonfirmasi, Kamis (09/03/17). Dia mengatakan, harusnya rapat bisa digelar diruang terbuka gedung milik pemerintah kota pekanbaru. Disamping murah, partisipasi masyarakat juga terlihat.
"Ini (acara musrenbang,red) boros dan terlalu berlebihan. Kenapa harus dihotel segala," katanya.
Acara Musrenbang yang mengangkat tema optimalisasi e-planning sebagai proses penajaman prioritas pembangunan kota Pekanbaru menuju kota metropolitan smart city yang digelar dihotel tersebut juga dinilai suatu pemborosan anggaran, mengingat kondisi perekonomian di pemerintah daerah kota Pekanbaru belum stabil.
"Ini acaranya hanya orang-orang tertentu saja yang bisa mengakses. Harusnya tidak ada lagi sekat-sekat terhadap akses publik karena Musrenbang ini menentukan arah pembangunan tahun 2018," ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, dari surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menegaskan, aparatur pemerintah boleh mengelar rapat di luar kantor, dan yang menjadi prioritas utama tetap menggelar rapat di ruangan rapat di instansi atau lembaga terkait. Hal itu merujuk edaran SE Menteri PNRB Nomor 11/2014 tentang pembatasan kegiatan pertemuan/Rapat. [bam]

