Nyantai di Rumah, Bapak dan Anak Dibacok Tetangga

Nyantai di Rumah, Bapak dan Anak Dibacok Tetangga

Ilustrasi | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Doyok (45) dan anaknya, Anto, warga Kecamatan Tandun Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), tak tahu apa salahnya.

Saat lagi nyantai dirumahnya, Sabtu (27/9/14) pagi sekitar pukul 06.30 WIB, tiba-tiba diserang oleh Sunarto (48), seorang buruh bangunan yang tinggal tak jauh dari rumahnya. Luka robek cukup serius pun diderita akibat bacokan.

"Kedua korban tak mengetahui apa penyebab pelaku membacok mereka. Menurut keterangan korban, mereka dibacok di rumahnya oleh pelaku yang datang secara mendadak dengan sebilah parang panjang," ujar Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo SIK kepada merdeka.com Minggu (28/9/14). Saat ini, pihaknya sedang mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi.

Akibatnya, tambah Guntur, Doyok dan anaknya mengalami luka robek di bagian lengan sebelah kiri, sedangkan anaknya mengalami luka robek pada jarinya.

"Keduanya pun dilarikan ke Rumah Sakit guna mendapatkan perawatan intensif," terangnya.

Data dikepolisian menyebutkan, saat diserang secara membabi buta, Doyok kaget dan berusaha menghindar serta berteriak meminta pertolongan. Karena ketakutan, Sunarto pun pergi meninggalkan rumah tersebut.

Namun beberapa jam kemudian, Sunarto datang kembali, karena niatnya belum diselesaikan. Doyok tak menyangka kedatangan Sunarto untuk kedua kalinya. Tak ayal, Doyok yang tak sempat meminta pertolongan pun kembali diserang dengan parang yang dibawa Sunarto.

Melihat sang ayah diserang, Anto berusaha membantu melakukan perlawanan, namun Anto juga menjadi korban karena parang panjang Sunarto tak mampu dielakkan Anto, akibatnya Anto juga mengalami luka robek pada tangan dan jari sebelah kanan.

Usai melampiaskan niatnya, Sunarto yang tinggal tak jauh dari rumah Doyok inipun langsung pergi. Sementara Doyok dan Anto segera dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

"Saat ini, kasus penganiayaan tersebut sudah ditangani pihak Polres Rohul. Sudah dilakukan penyelidikan oleh anggota, pelaku tengah diburu," jelas Guntur. [Pan]

Tags :# hukum