Akhirnya, Juru Mudi yang Hilang dalam Tabrakan Pompong Vs Speedboat Ditemukan

Akhirnya, Juru Mudi yang Hilang dalam Tabrakan Pompong Vs Speedboat Ditemukan

Beritariau.com, Pekanbaru - Satu orang yang dinyatakan hilang dalam kecelakaan naas antara pompong dan Speedboat di perairan Sungai Batang Gansal, Selasa (28/2/2017) akhirnya ditemukan.

Korban Rudi Hartono (24) yang jatuh ke Sungai Batang Gangsal tersebut ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Jenazah juru mudi pompong tersebut, ditemukan di Perairan Sungai Batang Gangsal, Dusun Mekar Jaya, Desa Seberang Pulau Kijang Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil),Riau, Rabu (1/3/2017) sore.

Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK, melalui Kapolsek Reteh AKP Suharyono, mengatakan, Korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Sat Polair Polres Inhil, Polsek Reteh dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) BPBD Kabupaten Inhil dibantu keluarga korban dan masyarakat.

"Upaya tidak kenal lelah dan waktu dari Tim SAR Gabungan dalam melakukan pencarian terhadap korban akhirnya membuahkan hasil," ujar Kapolsek melalui pesan singkatnya.

Jenazah selanjutnya dievakuasi oleh Tim SAR untuk dilakukan visum oleh Dokter RS Tengku Sulung Kecamatan Pulau Burung yang juga ikut dalam Tim SAR.

"Setelah jenazah selesai divisum, Kapolsek Reteh menyerahkan jasad almarhum kepada pihak keluarga untuk dapat dikebumikan," ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan naas antara speedboat dan kapal pompong di perairan Sungai Batang Gangsal di Parit Daeng Perani Desa Seberang Pulau Kijang, Kecamatan Reteh pada Senin (28/2/17) 

Korban lainnya yakni Uda (55) mengalami luka dibagian kepala sebelah belakang sudah dirawat di Rumah Sakit Tengku Sulung Pulau Kijang), sedangkan 6 penumpang lain selamat tanpa mengalami luka. 

Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK seperti disampaikan Kapolsek Reteh AKP Suharyono, Selasa (28/2/2017) menjelaskan, kecelakaan berlangsung sekira pukul 05.15 WIB. 

Saat itu, pompong yang dikemudikan oleh Rudi Hartono itu bermuatan 8 orang penumpang yang masih ada ikatan keluarga. Para penumpang yakni Cottang (34), Wahedah (28), Isnaini (26), Uda (55), Mastang (65), Ridho (4) dan Asilla (1 tahun). 

"Sesampainya di TKP di perairan Batang Gangsal Parit Daeng Perani Desa Seberang Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, tiba-tiba datang sebuah speedboat yang tidak dikenal dari arah Pulau kijang langsung menabrak pompong, menyebabkan pengemudi pompong Rudi Hartono jatuh ke sungai," ungkap Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK.

Tabrakan itu juga menyebabkan pompong menderita kerusakan di haluannya dan mesinnya langsung mati. Karena takut pompong akan tenggelam, Cottang langsung berinisiatif mendayung dengan alat seadanya ke tepi sungai, sedangkan speed boat yang menabrak pompong tersebut langsung kabur meninggalkan TKP. [red]