SSK II Pekanbaru berikan bantuan ke empat orang Veteran, satu orang berusia 104 tahun
BERIKAN BANTUAN - Gozali (104) saat menerima bantuan dari GM Bandara SSK II Jaya Tahoma Sirait di kediamannya | Humas Bandara SSK II Pekanbaru | Istimewa
Beritariau.com, Pekanbaru - Rasa haru dan bahagia terpancar dari wajah Gozali, saat Manajemen PT (persero) Angkasa Pura II Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, mendatangi kediamannya di Jalan Rawa Indah yang tak jauh dari posisi bandara SSK II.
Veteran berusia 104 tahun yang merupakan perjuang kemerdekaan dan pembela kemerdekaan RI, tersebut, mendapatkan bantuan berupa bahan pokok, berupa beras 30 kilogram, gula pasir 5 kilogram, minyak goreng 10 liter, susu kemasan 2 kotak dan ikan sarden kaleng.
Selain Gozali, empat orang veteran seperjuangannya juga mendapatkan bantuan dari Manajemen PT (persero) Angkasa Pura II Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru.
Menurut General Manager Bandara SSK II Jaya Tahoma Sirait bersama didampingi pejabat Bandara dan tim, Bantuan ini diberikan dalam rangka memperingati hari Pahlawan 10 November 2016 yang lalu. Dan bantuan langsung diserahkan kepada yang bersangkutan.
''Meskipun memiliki kendala dalam hal komunikasi akibat usia yang sudah sangat lanjut, dia tetap bersemangat menceritakan kisahnya saat berjuang dahulu,'' kata Jaya.
"Bantuan ini merupakan ajang silaturahim pekerja bandara untuk mengenal para vetaran yang masih ada di Pekanbaru. Meskipun memiliki kendala dalam hal komunikasi akibat usia yang sudah sangat lanjut, dia tetap bersemangat menceritakan kisahnya saat berjuang dahulu," kata Jaya, kepada wartawan, Rabu, (23/11/16).
Ghozali merupakan Veteran berusia hampir satu abad lebih. Selain dia, Veteran lainnya yang dikunjungi AP II, TS Supangkat (75) di Jalan Cipta Karya-Pekanbaru. Supangkat merupakan veteran pembela kemerdekaan yang turut berjuang untuk pembebasan Irian Barat dalam Operasi Trikora tahun 1961.
Supangkat sehari-hari tinggal di rumah yang masih sederhana dan untuk mengisi aktivitas bersama istrinya, dia numpang menanam beberapa jenis tumbuhan di tanah pekarangan sebelah milik orang lain. ''Saat ini dia memiliki 17 cucu dan satu cicit,'' jelas Jaya.
Veteran selanjutnya yang dikunjungi tim dari SSK II ini, adalah Tugiran Paris (82) tahun. kediamannya di Jalan Dahlia, Gg Jati, Pekanbaru. Masih terlihat sehat.
Kunjungan terakhir tim dari AP II yaitu ke kediaman Soli (86), merupakan veteran pejuang yang berjuang untuk perang kemerdekaan tahun 1945 di Bangkinang, Kampar. [bam]

