Amri : Hidup Rukun adalah Investasi Perdamaian
PBB Puji "Peace Culture" Mahasiswa Universitas Abdurab Pekanbaru

Ilustrasi | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru - Direktur United Nation (UN) atau Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk Indonesia, Michele Zaccheo, memuji aksi mahasiswa Jurusan Hubungan Internasional (HI) Universitas Abdurrab (Univrab) Pekanbaru yang ikut mengkampanyekan Budaya Perdamaian (Peace Culture) di kalangan kaum muda Pekanbaru.
Acara yang akan digelar di Jalan Gajah Mada, Besok, Minggu (21/9/14) bersempena dengan perayaan Hari Perdamaian International yang jatuh pada tanggal 21 Sepetember setiap tahunnya.
Dalam siaran resminya yang dikirimkan kepada mahasiswa HI Univrab melalui rekaman video berbahasa Indonesia, Zaccheo mengapresiasi dan menyambut positif langkah generasi muda di kota Pekanbaru ini.
"Kalian (mahasiswa, red) adalah bagian dari generasi muda terbesar sepanjang sejarah. Kalian harus mengambil kendali atas takdir kalian dan mengubah mimpi menjadi masa depan yang lebih baik," ujar Michele Zaccheo, dalam video yang diterima Beritariau.com, Sabtu (20/9/14).
Zaccheo juga mengajak mahasiswa HI Univrab untuk tetap peduli pada upaya mengembangkan budaya perdamaian melalui kepedulian sosial.
"Jadilah perancang masa depan yang tak melupakan satu orang pun. Bantulah menyiapkan dunia untuk masa depan yang lebih baik," katanya lagi.
Seperti diketahui, penanggalan Hari Perdamaian Internasional ini tertuang dalam keputusan PBB. Majelis Umum PBB dalam sidang umumnya menyatakan bahwa, kampanye Budaya Perdamaian harus diarahkan kepada penghapusan ancaman perang.
"Perayaan Hari Perdamaian Internasional, menunjukkan komitmen Pekanbaru atas perdamaian, salah satunya adalah hak atas perdamaian. Majelis Umum PBB telah mengakui 30 tahun yang lalu atas hak perdamaian setiap negara. Harus diarahkan kepada penghapusan ancaman perang," tukasnya.
Sementara itu, inspirator kegiatan ini, Amri Hakim yang juga seorang Dosen HI di Univrab, menceritakan ihwal kegiatan ini digelar berawal dari keperihatinannya terhadap kondisi peperangan yang melanda beberapa negara di dunia.
"Tujuan kegiatan ini, mengkampanyekan kebudayaan perdamaian kedalam pikiran generasi muda di kota Pekanbaru. Karena kondisi yang terjadi di beberapa negara sangat memperihatinkan. Hidup Rukun adalah Investasi Perdamaian," ujarnya kepada Beritariau.com.
Ari, sapaan akrabnya di kampus menerangkan bahwa, kampanye Budaya Perdamaian ini sengaja dipilih karena bertepatan penanggalannya oleh PBB.
Selain itu dia juga menambahkan, bahwa kegiatan yang akan dilaksanakan besok itu, terselenggara karena semangat yang dimiliki mahasiswa HI, Univrab. [mar]
Acara yang akan digelar di Jalan Gajah Mada, Besok, Minggu (21/9/14) bersempena dengan perayaan Hari Perdamaian International yang jatuh pada tanggal 21 Sepetember setiap tahunnya.
Dalam siaran resminya yang dikirimkan kepada mahasiswa HI Univrab melalui rekaman video berbahasa Indonesia, Zaccheo mengapresiasi dan menyambut positif langkah generasi muda di kota Pekanbaru ini.
"Kalian (mahasiswa, red) adalah bagian dari generasi muda terbesar sepanjang sejarah. Kalian harus mengambil kendali atas takdir kalian dan mengubah mimpi menjadi masa depan yang lebih baik," ujar Michele Zaccheo, dalam video yang diterima Beritariau.com, Sabtu (20/9/14).
Zaccheo juga mengajak mahasiswa HI Univrab untuk tetap peduli pada upaya mengembangkan budaya perdamaian melalui kepedulian sosial.
"Jadilah perancang masa depan yang tak melupakan satu orang pun. Bantulah menyiapkan dunia untuk masa depan yang lebih baik," katanya lagi.
Seperti diketahui, penanggalan Hari Perdamaian Internasional ini tertuang dalam keputusan PBB. Majelis Umum PBB dalam sidang umumnya menyatakan bahwa, kampanye Budaya Perdamaian harus diarahkan kepada penghapusan ancaman perang.
"Perayaan Hari Perdamaian Internasional, menunjukkan komitmen Pekanbaru atas perdamaian, salah satunya adalah hak atas perdamaian. Majelis Umum PBB telah mengakui 30 tahun yang lalu atas hak perdamaian setiap negara. Harus diarahkan kepada penghapusan ancaman perang," tukasnya.
Sementara itu, inspirator kegiatan ini, Amri Hakim yang juga seorang Dosen HI di Univrab, menceritakan ihwal kegiatan ini digelar berawal dari keperihatinannya terhadap kondisi peperangan yang melanda beberapa negara di dunia.
"Tujuan kegiatan ini, mengkampanyekan kebudayaan perdamaian kedalam pikiran generasi muda di kota Pekanbaru. Karena kondisi yang terjadi di beberapa negara sangat memperihatinkan. Hidup Rukun adalah Investasi Perdamaian," ujarnya kepada Beritariau.com.
Ari, sapaan akrabnya di kampus menerangkan bahwa, kampanye Budaya Perdamaian ini sengaja dipilih karena bertepatan penanggalannya oleh PBB.
Selain itu dia juga menambahkan, bahwa kegiatan yang akan dilaksanakan besok itu, terselenggara karena semangat yang dimiliki mahasiswa HI, Univrab. [mar]

