Besok, Mahasiswa UPP Turunkan Massa Lebih Banyak untuk Demo Tolak Alfamart.

ilustrasi

Beritariau.com, Pasir Pangaraian - Penolakan mahasiswa Universitas Pasir Pangaraian (UPP) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) akan kehadiran gerai modern Alfamart masih berlanjut. Bahkan, besok Selasa (1/11/2016), mereka akan menggelar aksi demolanjutan besar-besaran di depan kantor Bupati menolak kehadiran alfamart.
Aksi unjuk rasa kedua kalinya, yang dilakukan mahasiswa merupakan buntut kekecewaan terhadap Plt Bupati Rohul Sukiman yang bersikukuh dengan keputusannya dalam memberikan rekomondasi beroperasinya 15 gerai Alfamart.
Penolakan terhadap Alfamart, menurut mahasiswa UPP karena gerai modern ini dapat melumpuhkan dan mematikan usaha rakyat kecil.
Keberadaan Alfamart dan Indomaret di Rohul akan berdampak buruk terhadap tradisionalisasi budaya dan karakteristik Negeri Seribu Suluk, selain itu bersifat memonopoli.
Berdasarkan rilis yang dikirimkan oleh Pj. Presiden Mahasiswa UPP, Wikki Yuliandra, aksi ini sebagai tindaklanjut aksi unjuk rasa pada Rabu (26/10/2016) lalu, tentang penolakkan kebijakan Pemkab Rohul atas pemberian izin Alfamart dan Indomaret.
Dalam aksi lanjutan ini, mereka akan turun dengan massa lebih banyak, diperkirakan mencapai 300 mahasiswa.
Berdasarkan informasi dari  Mapolres Rohul, mereka membenarkan adanya surat pemberitahuan mengenai adanya aksi susulan dari Mahasiswa UPP terkait tindaklanjut penolakkan pemberian izin dua retail modern itu di Rohul.
"Ya benar, dalam surat itu aksi akan dilaksanakan di halaman kantor Bupati Rohul, pada Selasa (1/11/16) sekitar pukul 09.00 WIB. Massa aksi diperkirakan sekitar 300 orang,"kata salah seorang sumber beritariau.com. [cp]