Mabes Polri tes urine personil Polda Riau, 3 orang positif pemakai narkoba

TES URINE - Sejumlah Pejabat Utama Polda Riau Ikut Menjalani Tes Urine yang Digelar Mabes Polri | Bid Humas Polda Riau | Istimewa
Beritariau.com, Pekanbaru - Mendadak, seluruh personel polisi di lingkungan Polda Riau, Selasa (11/10/16), menjalani tes urine usai apel pagi. Baik Bintara maupun Perwira bahkan para pejabat utama, tak terkecuali, Kapolda Riau Brigjen Zulkarnain juga ikut menjalani tes yang digelar Divisi Propam Mabes Polri.
"Sejauh ini sudah ada tiga yang terindikasi. Belum tahu dari satuan mana, kita masih periksa dan dalami dulu," kata Kepala Bagian Penegakan, Penertiban dan Disiplin ( Kabag Gak Tiplin) Provost Divpropam Mabes Polri, Kombes Pol Suherman.
Tes urine yang digelar dalam rangka menindaklanjuti program Gak Tiplin bagi seluruh perwira dan anggota kepolisian yang ada di Polda Riau ini.
Kegiatan Mabes ini di dampingi Dirresnarkoba Polda Riau Kombes Pol Hariono dan Kabid Propam Polda Riau.
"Kegiatan ini merupakan kegiatan yang merupakan perintah langsung Kapolri Tito yang telah tercantum dalam kegiatan Promoter Commander Wish nomor10 tentang penguatan pengawasan," terang Suherman disela-sela tes urine didampingi Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo.
Menurutnya, upaya pemberantasan narkoba yang dilakukan oleh Polri tak akan berjalan maksimal jika di internal kepolisian sendiri masih ada yang terlibat narkoba.
"Kita mulai dari dalam diri kita dulu. Setelah semuanya bersih, maka kita bergerak ke luar untuk memberitahukan, kalau terlibat narkoba itu akan ditangkap dan dipenjarakan. Bagaimana bisa kita meyakinkan masyarakat jika kita sendiri masih menggunakannya. Karena itu, kita bersihkan dulu dari dalam," jelas Suherman kepada sejumlah wartawan.
Ia menegaskan, sesuai dengan perintah Kapolri, Polri tak akan segang-segan memberhentikan anggotanya yang kedapatan mengonsumsi narkoba, menjadi bandar narkoba, apalagi membekingi para pengedar narkoba.
"Kalau ada yang terbukti terlibat, kita beri sanksi tegas. Bisa berupa tindakan disiplin dan pemecatan. Sesuai aturannya, kita serahkan ke Propam untuk dilakukan penyelidikan, kemudian disidangkan kembali untuk pemberian sanksi," jelasnya.
Kedatangan Suherman ini membawa 5 orang team dari Mabes Polri ini yakni 3 dari Provost dan 2 dari Dokkes.
"Pemeriksaan ini dimaksudkan agar institusi Polri khususnya personil Polda Riau sebagai garda terdepan penindak dan pemberantas Narkoba, juga harus bersih," tambah Guntur. [red]

