Pepat Korban Hingga Menyerah
Polres Siak ringkus komplotan perampok bersenpi

ilustrasi
Beritariau.com, Siak - Tal-Tal alias Denmark Pohan akhirnya mendekam di sel tahanan. Gembong komplotan perampok bersenjata api (senpi) ini, akhirnya diringkus oleh Tim Opsnal Satreskrim Polres Siak bersama rekannya, Wirabima, saat akan kabur ke kota Pekanbaru.
Sementara, seorang rekannya, BN, masih beruntung karena berhasil kabur dan kini ditetapkan sebagai buronan kepolisian.
"Kedua tersangka berhasil kita identifikasi berada jalan Cipta Karya Kecamatan Tampan kota Pekanbaru," ujar Kapolres Siak AKBP Restika Nainggolan, Senin (10/10/16).
Kepolisian mencatat, sedikitnya, kedua perampok ini telah 2 kali beraksi di Kabupaten Siak.
Aksi pertama dilakukan pada 3 Oktober 2016 lalu. Saat itu, korban atas nama Erpan hendak pulang ke rumah sekembalinya dari PKS (Pabrik Kelapa Sawit) di Kecamatan Tualang dengan mengendarai motor.
Ketika sampai Maredan, tiba tiba Ia dipepet mobil minibus bernomor polisi (nopol) BM 1898 QW. Ia dipaksa berhenti. Kemudian keluar penumpang para bandit bertubuh tinggi besar mendekati Erpan.
"Korban kemudian ditodong menggunakan senjata api. Karena ketakutan korban menyerahkan uang Rp45 juta kepada tersangka," terang Restika.
Tak puas hanya merampok Erpan. Di hari yang sama, keduanya bersama BN, kembali beraksi. Kali ini korbannya, Adam Faisal. Diceritakan, saat itu Adam datang mengendarai mobil jenis pick up dari arah Pekanbaru.
Serupa dengan Erpan, mobil Adam juga dipepet oleh minibus para perampok ini. Namun, Adam tak mau mengalah. Akhirnya, para perampok ini berusaha mendorong mobil Adam dari belakang. Namun tak berhasil. Adam berhasil lolos.
"Korban berhasil selamat setelah memutar balik kendaraan dan melarikan diri. Akibat kejadian itu mobil korban rusak karena terkena tembakan," tutup Restika.
Kini, lanjutnya, kedua pelaku diamankan bersama sejumlah barang bukti guna penyidikan lebih lanjut. [red]

