Soal CPNS, Dewan Minta Warga Jangan Percaya Calo

Ilustrasi | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru - Banyaknya animo masyarakat dalam mendaftar di CPNS nanti dengan formasi peluang yang disiapkan lebih sedikit, disinyalir akan menimbulkan aksi calo dalam bentuk joki.
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Puji Daryanto menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mempercayai adanya calo saat seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
“Kita minta masyarakat jangan pakai tenaga joki atau calo. Fatal akibatnya. Kalau ketahuan CPNS bisa di diskualifikasi,” ucap Politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini, kepada Beritariau, saat ditemui di kantor DPRD Kota Pekanbaru, Rabu (17/9/14).
Menurutnya, pola pikir masyarakat cenderung lebih tertarik dengan status pegawai negeri dari pada menjadi karyawan perusahaan swasta. Untuk mempertegas aksi maraknya oknum dan joki dalam CPNS, Puji meminta agar pemerintah tegas dalam penerimaan CPNS nanti.
“Panitia harus mencermati mana saja calon yang menggunakan joki saat ujian ataupun saat penerimaan. Awasi, sehingga mempersempit mereka (calo, red) beraksi,” ungkapnya. [Bam]
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Puji Daryanto menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mempercayai adanya calo saat seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
“Kita minta masyarakat jangan pakai tenaga joki atau calo. Fatal akibatnya. Kalau ketahuan CPNS bisa di diskualifikasi,” ucap Politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini, kepada Beritariau, saat ditemui di kantor DPRD Kota Pekanbaru, Rabu (17/9/14).
Menurutnya, pola pikir masyarakat cenderung lebih tertarik dengan status pegawai negeri dari pada menjadi karyawan perusahaan swasta. Untuk mempertegas aksi maraknya oknum dan joki dalam CPNS, Puji meminta agar pemerintah tegas dalam penerimaan CPNS nanti.
“Panitia harus mencermati mana saja calon yang menggunakan joki saat ujian ataupun saat penerimaan. Awasi, sehingga mempersempit mereka (calo, red) beraksi,” ungkapnya. [Bam]

