Tempuh Jalur Hukum

Kadiskes Pekanbaru Bohong, Dana Nakes Baru 6 Bulan Dibayarkan

Kadiskes Pekanbaru Bohong, Dana Nakes Baru 6 Bulan Dibayarkan

Ilustrasi

Beritariau.com, Pekanbaru - Ternyata, persoalan pembayaran uang jasa pelayanan kesehatan untuk 700 tenaga kesehatan di 19 puskesmas di Pekanbaru selama 3 tahun tidak diterima tenaga kesehatan sampai hari ini.

Sebelumnya, Kadiskes Pekanbaru, Helda S Munir mengaku telah membayarkan jasa tenaga kesehatan.  Ia menjelaskan untuk tahun 2014 Diskes sudah membayarkan jasa nakes untuk 19 puskesmas hanya terkendala untuk satu puskesmas yakni sidomulyo rawat jalan karena ada keterlambatan.

Untuk tahun 2015, Diskes sudah membayarkan semua dan tahun 2016 ini. 20 puskesmas sudah bisa mencairkan minggu ini dengan syarat setelah melewati verifikasi Kasubag Diskes Pekanbaru. 

Juru bicara perwakilan 700 nakes Puskesmas se Kota Pekanbaru, yang minta namanya diinisialkan M dan mengaku salah satu fungsionaris di salah satu Puskesmas di Pekanbaru mengatakan bahwa apa yang disebutkan oleh Kadiskes Pekanbaru soal pembayaran itu tidak benar dan bohong.

"Kita baru terima jasa nakes selama 6 bulan yakni untuk April sampai Agustus, dan September 2016 saja yang sudah dibayarkan. Untuk yang sebelumnya, dari 2014-2015 belum dibayarkan," ucap M, kepada wartawan, saat dikonfirmasi, Selasa, (4/10/16).

M meminta kepada Kadiskes Pekanbaru, untuk dapat memenuhi hak-hak nakes yang belum dibayarkan sampai saat ini. Jika tidak nakes, pihaknya akan mengancam dan menempuh jalur hukum.

"Kita siap tempuh jalur hukum, jika apa yang menjadi hak kami tidak dipenuhi. Namun sebelumnya pihak nakes ini akan melayangkan surat untuk dibawa kedalam hearing Komisi III," ungkapnya. 
 
M membeberkan bahwa Jamkesda tahun 2014 dan pada November sampai Desember 2015 hingga Januari sampai Maret 2016 disebutkannya belum ada dibayarkan.

"Jadi tidak benar kalau sudah dibayarkan. Kami tak tahu apapun alasannya. Uang kami belum dibayarkan. Sekarang tak jelas kapan mau dibayarkan," cetusnya.

Pihaknya siap membawa bukti untuk mementahkan statement Kadiskes Pekanbaru yang menyebut telah membayarkan dana nakes tersebut.

"Itu sengaja diciptakannya, untuk pembuktiannya bisa cek di Puskesmas. Pencairan dari Jumat kemarin sudah, dan beberapa yang mengambil kami fotocopy sebagai bukti dan ditandatangani, itu hanya April-sampai Agustus dan ada yang April sampai September. Jadi apa yang kami lakukan adalah untuk 700 nakes Puskesmas, dan apa yang pertanyakan dan kami tuntut ini supaya segera dicairkan, karena sudah lama," pungkasnya. [bam]