Kolo Muani Selamatkan Juventus dari Kekalahan, Cagliari Gagal Amankan Tiga Poin

Pemain Juventus Randal Kolo Muani merayakan gol ke gawang Cagliari di lanjutan Serie A, Senin (12/10/2026) dini hari WIB. (c) Juventus
Beritariau.com, ITALIA – Juventus harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Cagliari pada pekan keenam Serie A 2026/2027 di Unipol Domus, Senin (12/10/2026) dini hari WIB. Gol sundulan Randal Kolo Muani pada menit-menit akhir menyelamatkan Bianconeri dari kekalahan.
Dalam pertandingan tersebut, Cagliari lebih dahulu membuka keunggulan melalui Daniel Maldini pada menit ke-20. Juventus yang sempat kesulitan menembus pertahanan tuan rumah akhirnya mampu menyamakan kedudukan lewat Kolo Muani pada menit ke-81.
Hasil ini membuat Juventus terhindar dari kekalahan tandang beruntun di kompetisi liga. Namun, tambahan satu poin belum cukup untuk mendongkrak posisi mereka secara signifikan di klasemen sementara.
Juventus kini berada di peringkat keenam dengan koleksi 11 poin. Sementara itu, Cagliari masih bertahan di posisi keempat dengan 13 poin, meski gagal memanfaatkan keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri.
Hasil imbang ini juga memupus peluang Cagliari untuk mencatatkan dua kemenangan beruntun atas Juventus untuk pertama kalinya sejak 2009.
Cagliari Unggul Lebih Dahulu
Juventus mengawali pertandingan dengan mengambil inisiatif serangan. Peluang untuk membuka keunggulan hadir pada menit ke-15, tetapi Nicolas Gonzalez gagal memaksimalkan kesempatan dari jarak dekat di dalam kotak penalti.
Lima menit berselang, Cagliari justru berhasil menghukum kelengahan tim tamu. Daniel Maldini menyelesaikan umpan Paul Mendy dengan tenang untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.
Gol tersebut membuat Cagliari semakin percaya diri. Mereka bahkan nyaris menggandakan keunggulan melalui tembakan jarak jauh Harry Winks. Namun, kiper Juventus, Guglielmo Vicario, sigap menepis bola hingga melewati mistar gawang.
Juventus berusaha merespons dengan meningkatkan penguasaan bola. Meski demikian, serangan yang dibangun tim asuhan Luciano Spalletti itu belum mampu membongkar rapatnya pertahanan Cagliari.
Peluang Juventus pada babak pertama terbilang terbatas. Mereka baru mencatatkan tembakan tepat sasaran pada masa tambahan waktu melalui tendangan bebas Gonzalez, tetapi bola masih dapat diamankan kiper Cagliari, Elia Caprile.
Hingga turun minum, keunggulan 1-0 tetap bertahan untuk tuan rumah.
Kolo Muani Jadi Penyelamat
Memasuki babak kedua, Spalletti melakukan dua pergantian pemain dengan memasukkan Kerim Alajbegovic dan Edon Zhegrova. Perubahan tersebut membuat permainan Juventus lebih agresif dan memberi tekanan lebih besar kepada lini pertahanan Cagliari.
Zhegrova langsung menguji Caprile tidak lama setelah masuk. Namun, kiper tuan rumah masih mampu menggagalkan peluang tersebut.
Cagliari tidak hanya bertahan. Tim tuan rumah beberapa kali mengancam melalui serangan balik cepat. Paul Mendy bahkan dua kali mendapatkan kesempatan berhadapan langsung dengan Vicario, tetapi kedua peluang itu tidak berbuah gol karena dinyatakan berada dalam posisi offside.
Juventus terus meningkatkan intensitas serangan ketika waktu pertandingan semakin menipis. Caprile sempat menggagalkan upaya Zhegrova, tetapi tekanan bertubi-tubi tim tamu akhirnya membuahkan hasil.
Pada menit ke-81, Kolo Muani berhasil menyambut umpan silang Alajbegovic dengan sundulan yang menggetarkan gawang Cagliari. Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus membangkitkan harapan Juventus untuk membawa pulang kemenangan.
Empat menit kemudian, Kolo Muani nyaris mencetak gol keduanya sekaligus membawa Juventus berbalik unggul. Sayangnya, tembakan dari jarak dekat itu hanya membentur bagian bawah mistar gawang.
Juventus terus berupaya mencari gol kemenangan hingga pertandingan berakhir. Namun, rapatnya pertahanan Cagliari membuat tidak ada gol tambahan yang tercipta.
Skor 1-1 pun menjadi hasil akhir pertandingan. Juventus terhindar dari kekalahan berkat gol Kolo Muani, sementara Cagliari harus merelakan dua poin meski sempat memimpin lebih dahulu di hadapan pendukung sendiri. (*)

