Liverpool Dibantai Manchester City 0-3 di Anfield, Kartu Merah Gravenberch Jadi Petaka

Liverpool Dibantai Manchester City 0-3 di Anfield, Kartu Merah Gravenberch Jadi Petaka

Pemain Manchester City Erling Haaland merayakan gol dalam pertandingan Premier League melawan Liverpool, Minggu (11/10/2026). (c) AP Photo/Jon Super

Beritariau.com, INGGRIS – Manchester City tampil perkasa dengan membungkam Liverpool 3-0 pada pekan keenam Premier League 2026/2027 di Stadion Anfield, Minggu (11/10/2026) malam WIB. Kekalahan telak di kandang sendiri semakin menyakitkan bagi The Reds setelah harus menuntaskan pertandingan dengan 10 pemain akibat kartu merah Ryan Gravenberch.

Erling Haaland, Jeremy Doku, dan Rayan Cherki menjadi pencetak gol kemenangan The Citizens. City memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk menguasai pertandingan dan memastikan tambahan tiga poin dari markas lawan.

Hasil positif tersebut membuat Manchester City mempertahankan catatan sempurna dengan enam kemenangan dari enam pertandingan. Tim asuhan Enzo Maresca mengoleksi 18 poin dan terus bersaing di papan atas klasemen.

Sebaliknya, Liverpool yang ditangani Andoni Iraola masih tertahan di peringkat kesembilan dengan sembilan poin. Hasil ini juga memperpanjang kegagalan The Reds meraih kemenangan dalam tiga pertandingan kandang pertama mereka di liga musim ini.

Babak Pertama Berakhir Tanpa Gol

Pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit-menit awal. Kedua tim berusaha membangun serangan, tetapi rapatnya pertahanan masing-masing membuat peluang bersih sulit tercipta.

Liverpool sempat mengancam melalui Alexis Mac Allister yang melepaskan tendangan salto. Namun, upaya tersebut belum mampu mengubah kedudukan. Penjaga gawang Manchester City, Gianluigi Donnarumma, juga berhasil mengamankan tembakan jarak jauh Victor Munoz.

Manchester City mencoba membalas melalui Enzo Fernandez yang melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Akan tetapi, bola dengan mudah diamankan Alisson.

Peluang lain datang dari Rayan Cherki setelah menerima umpan terobosan. Sayangnya, penyelesaian pemain City tersebut masih melebar dari sasaran.

Hingga babak pertama berakhir, kedua tim gagal mencetak gol. Skor 0-0 membuat pertandingan tetap terbuka sebelum memasuki paruh kedua.

Kartu Merah Gravenberch Mengubah Pertandingan

Memasuki babak kedua, Liverpool langsung meningkatkan tekanan. The Reds menciptakan sejumlah peluang dalam lima menit pertama, memaksa Donnarumma bekerja keras untuk menggagalkan tembakan Lewis Koumas dan Ryan Gravenberch. Sementara itu, sepakan Mac Allister masih melenceng tipis dari gawang.

Manchester City juga memperoleh kesempatan melalui Haaland. Namun, penyerang asal Norwegia tersebut belum mampu memaksimalkan umpan terobosan Antoine Semenyo setelah tembakannya melebar.

Petaka bagi Liverpool datang ketika Gravenberch menerima kartu kuning kedua setelah terlibat benturan dengan Jeremy Doku. Kehilangan satu pemain membuat tugas The Reds semakin berat menghadapi tekanan City.

Keunggulan jumlah pemain itu langsung dimanfaatkan tim tamu. Haaland membuka keunggulan Manchester City melalui penyelesaian di depan gawang setelah menerima umpan silang Doku yang sempat berubah arah.

Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan. Manchester City semakin percaya diri mengendalikan permainan, sedangkan Liverpool kesulitan membangun serangan untuk mengejar ketertinggalan.

Doku dan Cherki Lengkapi Kemenangan City

Manchester City kemudian menggandakan keunggulan melalui Jeremy Doku. Pemain tersebut melakukan tusukan dari sisi kiri sebelum melepaskan tembakan kaki kanan ke sudut atas gawang yang sulit dijangkau Alisson.

Gol itu membuat City semakin leluasa mengendalikan pertandingan. Liverpool berusaha memberikan perlawanan, tetapi bermain dengan 10 pemain membatasi kemampuan mereka untuk menahan serangan tim tamu.

Pada menit ke-78, Rayan Cherki memastikan kemenangan Manchester City menjadi 3-0. Ia menuntaskan kerja sama dengan Elliot Anderson dan Josko Gvardiol melalui penyelesaian tenang yang kembali menaklukkan Alisson.

Gol Cherki sekaligus mengunci kemenangan meyakinkan The Citizens di Anfield. Tiga gol tanpa balas menjadi bukti efektivitas City dalam memanfaatkan peluang, terutama setelah Liverpool kehilangan Gravenberch.

City Sempurna, Liverpool Harus Berbenah

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Manchester City untuk menjaga momentum pada awal musim Premier League 2026/2027. Enam kemenangan beruntun dan koleksi 18 poin memperlihatkan konsistensi tim asuhan Enzo Maresca dalam persaingan papan atas.

Sementara itu, Liverpool harus segera mengevaluasi performa setelah kembali gagal meraih kemenangan di kandang sendiri. Kartu merah Gravenberch menjadi titik balik pertandingan, tetapi kegagalan memaksimalkan peluang juga menjadi pekerjaan rumah bagi The Reds.

Kekalahan 0-3 di hadapan pendukung sendiri menjadi hasil pahit bagi Liverpool. Di sisi lain, Manchester City pulang dari Anfield dengan kemenangan telak sekaligus mempertahankan rekor sempurna mereka pada enam pekan awal kompetisi. (*)