AC Milan Gagal Menang atas Sassuolo, Gol Rabiot Dibalas Odenthal

AC Milan Gagal Menang atas Sassuolo, Gol Rabiot Dibalas Odenthal

Pemain AC Milan Adrien Rabiot menghalau bola dari pemain Sassuolo Domenico Berardi dalam pertandingan Serie A, Minggu (11/10/2026). (c) Massimo Paolone/LaPresse via AP

Beritariau.com, ITALIA – AC Milan harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Sassuolo pada pekan keenam Serie A 2026/2027 di Mapei Stadium, Minggu (11/10/2026) malam WIB. Sempat unggul melalui Adrien Rabiot, Rossoneri gagal mempertahankan keunggulan setelah Cas Odenthal mencetak gol penyeimbang lima menit kemudian.

Hasil ini membuat AC Milan tetap menjaga rekor tidak terkalahkan pada awal musim di bawah asuhan Ruben Amorim. Namun, tambahan satu poin belum cukup untuk mendongkrak posisi mereka di papan klasemen.

AC Milan kini menempati peringkat kelima dengan koleksi 12 poin. Sementara itu, Sassuolo berada di posisi ke-10 dengan delapan poin. Hasil imbang tersebut juga memperpanjang catatan Sassuolo yang tidak terkalahkan dalam empat pertemuan terakhir melawan Rossoneri.

Babak Pertama: Muric Gagalkan Sejumlah Peluang Milan

Sassuolo mencoba mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Vasilije Adzic sempat mengancam melalui sundulan, tetapi bola masih melambung di atas mistar gawang. Tembakan jarak jauh Darryl Bakola dan Armand Lauriente juga belum membuahkan hasil.

AC Milan mengalami kesulitan menembus pertahanan tuan rumah. Sejumlah percobaan serangan mereka berakhir dengan tembakan yang mampu diblok pemain Sassuolo.

Peluang berbahaya Milan baru hadir pada menit ke-33 melalui situasi tendangan bebas. Adrien Rabiot menyambut bola dengan sundulan, tetapi arah bola masih melambung tipis di atas mistar ketika penjaga gawang Arijanet Muric gagal menjangkaunya.

Menjelang turun minum, AC Milan meningkatkan tekanan. Goncalo Ramos memperoleh kesempatan untuk membuka keunggulan, tetapi Muric berhasil menggagalkan tembakannya.

Penjaga gawang Sassuolo itu kembali menunjukkan ketangguhannya dengan menepis sundulan Ramos dan Strahinja Pavlovic. Berkat sejumlah penyelamatan tersebut, Sassuolo mampu menjaga skor tetap 0-0 hingga babak pertama berakhir.

Babak Kedua: Rabiot Buka Keunggulan, Odenthal Membalas

Memasuki babak kedua, kedua tim masih bermain hati-hati. Hingga menit ke-59, belum ada gol tambahan yang tercipta.

Sassuolo sempat memperoleh peluang melalui Adzic dari jarak dekat, tetapi Mike Maignan mampu menggagalkan upaya tersebut. Di sisi lain, tembakan Ramos belum berhasil membawa Milan unggul.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-63. Luka Modric mengirimkan umpan terobosan yang tepat kepada Rabiot. Gelandang AC Milan itu kemudian melepaskan tembakan keras dari sudut sempit yang gagal dihentikan Muric.

Gol tersebut membawa AC Milan unggul 1-0 dan membuka peluang bagi tim tamu untuk mengamankan kemenangan.

Namun, keunggulan Rossoneri hanya bertahan lima menit. Sassuolo menyamakan kedudukan pada menit ke-68 melalui Cas Odenthal.

Gol bermula dari sepak pojok yang dieksekusi Lauriente. Bola memantul di dalam kotak penalti AC Milan sebelum jatuh ke kaki Odenthal, yang langsung menyelesaikannya menjadi gol penyeimbang.

Skor berubah menjadi 1-1 dan membuat pertandingan kembali berlangsung ketat. Kedua tim berusaha mencari gol kemenangan, tetapi penyelesaian akhir serta penampilan gemilang para penjaga gawang membuat peluang-peluang berikutnya sulit berbuah gol.

Gol Sassuolo Dianulir, Milan Gagal Bawa Pulang Tiga Poin

Pada menit-menit akhir pertandingan, AC Milan kembali mengancam melalui tembakan melengkung Alphadjo Cisse. Namun, Muric tampil sigap dan berhasil menepis bola untuk menjaga peluang Sassuolo meraih poin.

Tuan rumah sempat kembali membobol gawang Maignan melalui Kristian Thorstvedt. Akan tetapi, gol tersebut dianulir wasit karena pelanggaran sehingga kedudukan tetap 1-1 hingga pertandingan berakhir.

Hasil ini membuat AC Milan harus menunda ambisi menambah tiga poin sekaligus memperbaiki posisi di klasemen Serie A. Meski demikian, rekor tidak terkalahkan mereka masih terjaga.

Selanjutnya, AC Milan dijadwalkan menghadapi Red Bull Salzburg dalam pertandingan Liga Europa pada 15 Oktober 2026. Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Rossoneri untuk kembali ke jalur kemenangan setelah gagal menaklukkan Sassuolo. (*)