Tak Ajukan Pengadaan Alat Pemusnah Limbah

Lalai kelola limbah, Ketua DPRD Rohul minta Kadiskes & Dirut RSUD dicopot

Lalai kelola limbah, Ketua DPRD Rohul minta Kadiskes & Dirut RSUD dicopot

Ketua DPRD Rokan Hulu Kelmi Amri | Beritariau.com 2016

Beritariau.com, Rohul - Ketua DPRD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Kelmi Amri SH minta Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rohul Sukiman segera mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Kesehatan dan Plt Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rohul.

Pasalnya, kedua pimpinan instansi ini dinilai lalai dalam pengelolaan limbah medis selama ini.

Kelmi Amri, Jumat (16/09/16), angkat bicara soal pengelolaan limbah medis di RSUD Pasir Pangaraian dan Puskesmas yang belum maksimal.

"Dalam waktu dekat, kita akan memanggil Kadiskes dan Plt Direktur RSUD lantaran tak mengelola limbah medis baik RSUD maupun Puskesmas di tingkat kecamatan yang sudah melakukan rawat inap," katanya.

Apalagi, katanya, satunya-satunya incinerator atau alat pemusnah limbah medis RSUD yang ada selama ini. rusak dan tak kunjung diperbaiki. Ia meminta Badan Lingkungan Hidup (BLH) Rohul lebih tegas menindak pihak RSUD Pasir Pangaraian dalam permasalahan limbah medis tersebut.

Menurutnya, limbah medis sangat membahayakan masyarakat sebab berhubungan dengan obat-obatan dan bahan kimia.

"Masalah limbah medis RSUD dan Puskesmas yang terjadi selama ini, kita nilai akibat kelalaian Plt Dirut RSUD dan Diskes Rohul. Jika tak pantas lagi sebagai pejabat, dicopot saja," tegas Kelmi.

Ditambahkannya, dalam notulen rapat pembahasan APBD 2016, baik RSUD Pasir Pangaraian dan Dinkes Rohul belum pernah mengajukan untuk pengadaan incinelator atau mesin pemusnah limbah medis. [red]‎