Riau Memilih Presiden 2014
533 Tahanan di Jajaran Polda Riau Ikut Nyoblos

Suasana Tempat Pemungutan Suara (TPS) Diruang Tahanan Polisi | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru – Sedikitnya 533 tahanan di jajaran Polda Riau, termasuk di 12 Polres dan sejumlah Polsek-polsek yang ada di Riau, menyalurkan hak suaranya untuk memilih Capres, Rabu (09/07/2014) siang. Panitia Pemungutan Suara (PPS) langsung mendatangi ruang tahanan di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Riau.
"Jumlah itu merupakan tahanan yang ada disemua Polres-Polres yang ada. Pencoblosan sudah dilakukan dengan pengawalan ketat petugas," jelas Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, Rabu (09/07/2014).
Sebelum pencoblosan, kata Guntur, Polda Riau sudah menyerahkan nama dan identitas 533 tahanan kepada KPU. Setelah itu, dilakukan penyeleksian terkait kelengkapan identitas dan syarat daftar pemilih.
Menurut Guntur, tahanan Polda Riau diseluruh Polres berjumlah 715 orang. Sedangkan 533 tahanan mencoblos langsung di kantor polisi.
"Sisanya ada yang mencoblos di rumah tahanan dan ada pula yang tidak cukup umur. Pencoblosan sudah dilakukan dengan aman," kata Guntur.
Mengenai hasil pencoblosan, Guntur mengatakan pihaknya tidak punya wewenang memberikannya. Menurut Guntur, itu merupakan wewenang dari pihak KPU sebagai penyelengggara.
"Polisi hanya bertugas mengamankan supaya Pilpres aman, terkendali dan tidak ada gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat," pungkas Guntur. [pan]
"Jumlah itu merupakan tahanan yang ada disemua Polres-Polres yang ada. Pencoblosan sudah dilakukan dengan pengawalan ketat petugas," jelas Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, Rabu (09/07/2014).
Sebelum pencoblosan, kata Guntur, Polda Riau sudah menyerahkan nama dan identitas 533 tahanan kepada KPU. Setelah itu, dilakukan penyeleksian terkait kelengkapan identitas dan syarat daftar pemilih.
Menurut Guntur, tahanan Polda Riau diseluruh Polres berjumlah 715 orang. Sedangkan 533 tahanan mencoblos langsung di kantor polisi.
"Sisanya ada yang mencoblos di rumah tahanan dan ada pula yang tidak cukup umur. Pencoblosan sudah dilakukan dengan aman," kata Guntur.
Mengenai hasil pencoblosan, Guntur mengatakan pihaknya tidak punya wewenang memberikannya. Menurut Guntur, itu merupakan wewenang dari pihak KPU sebagai penyelengggara.
"Polisi hanya bertugas mengamankan supaya Pilpres aman, terkendali dan tidak ada gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat," pungkas Guntur. [pan]

