Dinas Perikanan Bengkalis Tingkatkan Mutu Produk Olahan Ikan, Sasar Pasar Global

Dinas Perikanan Bengkalis Tingkatkan Mutu Produk Olahan Ikan, Sasar Pasar Global

Beritariau.com, Bengkalis -- Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Perikanan terus memperkuat pembinaan pelaku usaha perikanan untuk meningkatkan kualitas dan keamanan produk olahan ikan.

Pembinaan kali ini digelar melalui webinar bertema Jaminan Mutu dan Keamanan Pangan Produk Olahan Ikan Demi Meningkatkan Daya Saing Pasar Global, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan daring melalui Zoom Meeting tersebut diikuti puluhan pelaku usaha perikanan skala mikro dan kecil, pendamping perikanan, serta ASN dan tenaga non-ASN di lingkungan Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis. Jajaran Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau juga turut mengikuti kegiatan.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis, Muhammad Azmir, membuka langsung kegiatan tersebut. Pembinaan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar mampu menghasilkan produk olahan ikan yang aman, bermutu, dan memiliki daya saing.

Kepala Bidang Bina Mutu Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Dinas Perikanan Bengkalis, Arie Pranata, mengatakan pihaknya menggandeng Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Dumai dalam kegiatan tersebut.

"Pada webinar kali ini kami berkolaborasi dengan BPOM Dumai. Narasumber yang hadir adalah Ibu Dyah Pamela Ruwaida, selaku Ketua Tim Kerja Infokom BPOM Dumai," ujar Arie.

Menurut Arie, keterlibatan BPOM penting untuk memberikan pemahaman kepada pelaku usaha mengenai penerapan jaminan mutu dan keamanan pangan, mulai dari proses produksi hingga pemasaran.

Ia menyebut pembinaan pelaku usaha perikanan merupakan program rutin Dinas Perikanan Bengkalis yang dilaksanakan setiap tahun. Sebelumnya, kegiatan serupa lebih banyak digelar secara tatap muka.

Namun, keterbatasan anggaran mendorong pemerintah daerah menyesuaikan pola pelaksanaan melalui kegiatan daring. Meski demikian, Arie memastikan efisiensi anggaran tidak mengurangi komitmen pemerintah dalam memberikan pendampingan kepada pelaku usaha.

"Walaupun dilaksanakan secara daring, kami tetap berkomitmen agar program pembinaan ini dapat menjangkau dan memberikan manfaat kepada para pelaku usaha perikanan di Kabupaten Bengkalis," katanya.

Pembinaan tersebut sekaligus mendukung upaya mewujudkan Kabupaten Bengkalis sebagai Kabupaten Pangan Aman, khususnya dalam pemenuhan keamanan pangan segar asal ikan.

Dinas Perikanan berharap peningkatan pemahaman mengenai standar mutu dan keamanan pangan dapat mendorong pelaku usaha menghasilkan produk yang tidak hanya aman dikonsumsi, tetapi juga memiliki kualitas yang lebih konsisten.

Penguatan kapasitas tersebut diharapkan berdampak pada peningkatan nilai tambah hasil perikanan, perluasan akses pemasaran, dan pertumbuhan usaha masyarakat. Dalam jangka panjang, produk olahan ikan asal Bengkalis diharapkan mampu menembus pasar yang lebih luas hingga bersaing di tingkat global. (*)