GOW Bengkalis Peringati Maulid Nabi di Perapat Tunggal, Gelar Tausiah dan Bazar Amal

GOW Bengkalis Peringati Maulid Nabi di Perapat Tunggal, Gelar Tausiah dan Bazar Amal

Beritariau.com, Bengkalis -- Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bengkalis bersama Tim Penggerak PKK dan PPPAUD menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriyah di Masjid Mardhotillah, Desa Perapat Tunggal, Kamis (20/8/2026).

Mengangkat tema “Mencintai Rasulullah SAW dengan Mengikuti Akhlak dan Sunahnya”, kegiatan diisi dengan tausiah keagamaan, santunan, serta bazar pakaian layak pakai dengan harga terjangkau.

Menariknya, hasil penjualan bazar tersebut akan disumbangkan kepada Masjid Mardhotillah. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus dukungan terhadap upaya memakmurkan rumah ibadah.

Pj Kepala Desa Perapat Tunggal Muhammad Dodi Islami menyampaikan apresiasi kepada GOW, PKK dan Himpaudi yang telah memilih desanya sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.

“Alhamdulillah, kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk bersama-sama menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini di desa kami,” ujarnya.

Ia berharap peringatan Maulid Nabi tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi momentum meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat.

Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Bengkalis Ira Vandriyani mengapresiasi seluruh panitia, perangkat desa, pengurus masjid, organisasi wanita, majelis taklim dan masyarakat yang telah mendukung kegiatan tersebut.

Menurut Ira, kegiatan keagamaan yang dilaksanakan GOW bersama organisasi terkait memiliki makna lebih luas karena menjadi sarana memperkuat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.

“Alhamdulillah, ini merupakan kegiatan kedua yang kami laksanakan. Sebelumnya, kami juga telah melaksanakan kegiatan keagamaan bersama ibu-ibu Majelis Taklim dalam momentum yang berbeda. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus dapat kita laksanakan,” tuturnya.

Ira juga mengajak masyarakat memanfaatkan bazar pakaian layak pakai yang digelar dalam rangkaian kegiatan tersebut. Selain membantu masyarakat mendapatkan pakaian dengan harga terjangkau, hasil penjualannya akan kembali disalurkan untuk kepentingan masjid.

“Silakan nanti ibu-ibu melihat pakaian layak pakai yang kami sediakan. Harganya sangat terjangkau. Hasil penjualan bazar ini akan kita sumbangkan kembali kepada masjid. Jadi, dari kita untuk kita, untuk kemakmuran bersama,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat persaudaraan dan kepedulian antarsesama.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjalin persaudaraan dan silaturahmi. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini menjadi ibadah dan tercatat sebagai kebaikan di sisi Allah SWT,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Eny Gustinawati. Jamaah diajak meneladani akhlak Rasulullah SAW serta mengamalkan sunahnya dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Maulid Nabi berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Selain tausiah dan kegiatan sosial, kebersamaan masyarakat juga semakin terasa melalui makan bersama bubur lambok dan jamuan lainnya.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat nilai keagamaan sekaligus mempererat hubungan antara organisasi wanita, pemerintah desa dan masyarakat. (*)