2 Kilometer Merah Putih Membentang di Tepian Narosa, Sambut Festival Pacu Jalur KEN 2026

2 Kilometer Merah Putih Membentang di Tepian Narosa, Sambut Festival Pacu Jalur KEN 2026

Beritariau.com, Kuansing -- Semangat kemerdekaan dan budaya lokal berpadu menjelang pembukaan Festival Pacu Jalur Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Pemerintah Kabupaten Kuansing menyiapkan atraksi simbolik berupa bentangan Bendera Merah Putih sepanjang kurang lebih 2 kilometer di sepanjang arena pacu Tepian Narosa, Teluk Kuantan.

Bentangan Merah Putih tersebut akan menghiasi lintasan mulai dari pancang start di Desa Koto Taluk hingga pancang finis di kawasan jembatan gantung Tepian Narosa. Di seberang Sungai Kuantan, bentangan bendera juga akan dipasang dari titik start hingga finis di wilayah Desa Seberang Taluk.

Persiapan tersebut disampaikan Plt Bupati Kuansing H. Muklisin melalui Asisten I Setda Kuansing, Dr. Fahdiansyah, Selasa (18/8/2026).

Menurut Fahdiansyah, pemasangan bendera sepanjang arena pacu menjadi bagian dari upaya menyemarakkan suasana kemerdekaan sekaligus menyambut salah satu agenda budaya terbesar di Kuansing.

“Ini bagian dari semangat kita menyambut kemerdekaan sekaligus menyemarakkan Festival Pacu Jalur. Kita ingin momentum ini menjadi kebanggaan bersama dan menunjukkan bahwa budaya serta semangat persatuan masyarakat Kuansing terus menyala,” ujarnya.

Fahdiansyah mengatakan, bentangan Merah Putih bukan sekadar dekorasi untuk mempercantik kawasan arena pacu. Aksi tersebut menjadi simbol pertemuan antara semangat nasionalisme dengan kekuatan budaya masyarakat Kuansing.

Festival Pacu Jalur, kata dia, bukan hanya perlombaan perahu tradisional di Sungai Kuantan, tetapi juga ruang untuk memperkuat persatuan masyarakat sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Kuansing kepada masyarakat dari berbagai daerah.

Untuk memastikan kawasan arena siap digunakan, seluruh pegawai Pemkab Kuansing juga dilibatkan dalam kegiatan gotong royong massal.

Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan dan penataan kawasan Tepian Narosa agar lebih siap menyambut masyarakat serta para tamu yang diperkirakan memadati lokasi selama pelaksanaan festival.

Persiapan teknis festival juga terus dikebut panitia. Ketua Panitia Pacu Jalur, Andi Cahyadi atau yang akrab disapa Aheng, memastikan berbagai kebutuhan pembukaan telah dipersiapkan hingga malam sebelum pelaksanaan.

Sejak pagi, panitia kembali bergerak melakukan pengecekan dan penyempurnaan sejumlah persiapan untuk memastikan pembukaan festival pada Rabu (19/8/2026) berjalan maksimal.

“Persiapan sudah kita matangkan sampai malam. Pagi ini panitia kembali bekerja untuk memastikan seluruh rangkaian pembukaan besok berjalan maksimal. Kita ingin memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan seluruh tamu yang datang ke Kuansing,” kata Aheng.

Antusiasme peserta juga terus meningkat. Hingga Selasa (18/8/2026), tercatat 202 jalur telah terdaftar untuk ambil bagian dalam Festival Pacu Jalur KEN 2026.

Peserta tersebut berasal dari berbagai kecamatan di Kuansing maupun sejumlah daerah di luar kabupaten. Rinciannya, Hulu Kuantan 8 jalur, Kuantan Mudik 24, Gunung Toar 18, Kuantan Tengah 30, Sentajo Raya 9, Benai 17, Inuman 15, Kuantan Hilir 9, Kuantan Hilir Seberang 11, Cerenti 10, Pangean 13, Logas Tanah Darat 2, Singingi 0, Singingi Hilir 1, Indragiri Hulu 31, Sumatera Barat 1, Jambi 1, serta Kuansing 1 jalur.

Jumlah tersebut menunjukkan tingginya antusiasme peserta untuk ambil bagian dalam festival yang setiap tahun menjadi magnet bagi masyarakat dan wisatawan.

Dengan 202 jalur yang telah terdaftar, Sungai Kuantan kembali bersiap menjadi arena persaingan sengit para peserta. Sorak-sorai masyarakat dan kemeriahan festival diperkirakan akan memenuhi Tepian Narosa selama perlombaan berlangsung.

Festival Pacu Jalur KEN 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai ajang olahraga tradisional. Lebih dari itu, festival ini menjadi panggung kebudayaan yang memperkuat identitas masyarakat Kuansing sekaligus membuka ruang bagi perputaran ekonomi lokal.

Kehadiran peserta dan wisatawan dari berbagai daerah juga diharapkan memberikan dampak bagi pelaku UMKM, sektor perdagangan, jasa, transportasi, hingga usaha pariwisata di Kuansing.

Dengan perpaduan semangat kemerdekaan, tradisi dan antusiasme masyarakat, Festival Pacu Jalur KEN 2026 kembali membawa pesan bahwa budaya lokal dapat menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan sekaligus mengangkat nama Kuansing di tingkat nasional hingga internasional. (*)