Bupati Kasmarni Ajak Veteran dan Generasi Muda Bersatu Lanjutkan Perjuangan

Bupati Kasmarni Ajak Veteran dan Generasi Muda Bersatu Lanjutkan Perjuangan

Beritariau.com, Bengkalis -- Bupati Bengkalis Hj Kasmarni mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus merawat semangat perjuangan dan nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan para pejuang kemerdekaan.

Pesan tersebut disampaikan Kasmarni saat menghadiri malam ramah tamah Pemerintah Kabupaten Bengkalis bersama para veteran, pejuang Angkatan ’45, Pepabri, Warakawuri, Weredatama dan Paskibraka Kabupaten Bengkalis di Balai Kerapatan Wisma Sri Mahkota, Senin (17/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Kasmarni menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada para veteran serta pejuang Angkatan ’45 yang dinilai memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah bangsa.

Menurutnya, kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini merupakan hasil perjuangan panjang yang dibangun melalui keberanian, pengorbanan, persatuan dan keteguhan para pejuang.

“Para veteran dan pejuang Angkatan ’45 adalah bagian dari generasi yang telah mengukir sejarah perjuangan bangsa. Kemerdekaan yang kita rasakan hari ini merupakan buah dari keberanian, pengorbanan, persatuan dan keteguhan hati mereka,” ujar Kasmarni.

Apresiasi juga diberikan kepada keluarga besar Pepabri, Warakawuri dan Weredatama yang telah melanjutkan pengabdian setelah menjalankan tugasnya. Nilai disiplin, loyalitas, tanggung jawab dan kecintaan kepada Tanah Air, kata Kasmarni, harus terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

Paskibraka Diminta Jadi Teladan

Kepada anggota Paskibraka Kabupaten Bengkalis, Kasmarni berpesan agar keberhasilan menjalankan tugas dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak menjadi akhir dari sebuah perjalanan.

Sebaliknya, pengalaman tersebut harus menjadi modal untuk membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, berprestasi dan memiliki jiwa kepemimpinan.

Kasmarni mengajak para generasi muda untuk belajar dari pengorbanan para pejuang. Jika generasi terdahulu berjuang merebut kemerdekaan, maka tugas generasi sekarang adalah menjaga, mengisi dan melanjutkan kemerdekaan melalui karya nyata.

“Hari ini perjuangan kita adalah melawan kemiskinan, kebodohan, ketertinggalan, serta membangun masyarakat yang maju, mandiri dan sejahtera,” katanya.

Karena itu, ia meminta generasi muda Bengkalis tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi berani mengambil peran dan menciptakan perubahan.

“Jangan hanya menjadi penonton perubahan. Akan tetapi jadilah generasi yang menciptakan perubahan,” pesannya.

Satukan Pengalaman dan Kreativitas

Kasmarni menegaskan, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan pemerintah seorang diri. Diperlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat agar pembangunan berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat yang luas.

Para sesepuh dan veteran memiliki pengalaman serta keteladanan yang dapat menjadi sumber pembelajaran bagi generasi penerus. Di sisi lain, generasi muda memiliki energi, kreativitas dan inovasi yang dibutuhkan untuk menghadapi berbagai tantangan masa depan.

Karena itu, perbedaan generasi maupun latar belakang tidak seharusnya menjadi penghalang untuk bekerja bersama membangun daerah.

“Berbeda generasi, tetapi satu tujuan; berbeda pengalaman, tetapi satu perjuangan; berbeda peran, tetapi satu cita-cita, mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang Bermarwah, Maju, dan Sejahtera, serta Unggul di Indonesia,” ujar Kasmarni.

Ia berharap semangat perjuangan yang diwariskan para veteran dan pejuang Angkatan ’45 dapat terus hidup dalam diri generasi muda. Semangat tersebut selanjutnya diwujudkan melalui kerja keras, kepedulian sosial, prestasi, inovasi dan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Bengkalis. (*)