Pekanbaru Raih Juara II Program 3 Juta Rumah, 250 Rumah Warga Dapat Bantuan Bedah

Beritariau.com, Batam -- Upaya Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mendukung program perumahan nasional membuahkan hasil. Kota Pekanbaru meraih Juara II Implementasi Program 3 Juta Rumah dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch 2 Regional Sumatera yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (12/8/2026).
Penghargaan tersebut tidak hanya menjadi pengakuan atas kinerja pemerintah daerah, tetapi juga membawa manfaat langsung bagi masyarakat. Pemerintah Pusat memberikan bantuan untuk program bedah 250 rumah tidak layak huni di Kota Pekanbaru.
Penghargaan diterima Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dari Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari, dengan disaksikan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian. Agenda tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, para kepala daerah se-Sumatera, serta unsur Forkopimda.
Agung mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama, bukan semata-mata keberhasilan kepala daerah. Menurutnya, penghargaan tersebut lahir dari kolaborasi perangkat daerah dalam menjalankan berbagai kebijakan perumahan sekaligus dukungan masyarakat.
“Alhamdulillah, ini bukan kerja wali kota sendiri. Ini hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dan tentunya dukungan seluruh masyarakat,” ujar Agung.
Ia menilai bantuan bedah rumah justru menjadi bagian terpenting dari penghargaan tersebut. Sebab, hasil yang diperoleh pemerintah daerah dapat dikonversi menjadi manfaat konkret bagi warga yang membutuhkan.
“Kita mendapat bantuan untuk membedah 250 rumah tidak layak huni. Insya Allah segera kita laksanakan dan kita pastikan tepat sasaran, sehingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Dalam pelaksanaan Program 3 Juta Rumah, Pemko Pekanbaru mendorong sejumlah kebijakan pendukung, mulai dari percepatan proses perizinan, pembebasan biaya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi masyarakat berpenghasilan rendah sesuai ketentuan, hingga dukungan terhadap penyiapan lahan.
Agung menyebut capaian tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah daerah dapat berkontribusi terhadap agenda nasional sekaligus memperkuat upaya penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat.
Prestasi ini sekaligus melanjutkan capaian Pekanbaru pada awal 2026. Pada triwulan pertama, Pemko Pekanbaru juga meraih Juara II dalam apresiasi Kemendagri atas kinerja penanganan stunting.
Menurut Agung, penghargaan yang diraih dua kali tersebut harus menjadi pemacu bagi Pemko Pekanbaru untuk meningkatkan kinerja. Ia menegaskan bahwa ukuran keberhasilan pemerintah bukan hanya banyaknya penghargaan, tetapi sejauh mana program tersebut memberikan dampak bagi masyarakat.
“Dua kali meraih Juara II tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja lebih baik. Tetapi yang paling penting bukan sekadar juaranya. Kami ingin setiap prestasi dan program pemerintah benar-benar kembali dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutup Agung. (*)

