35 Calon Paskibraka Dumai Jalani Karantina 10 Hari, Dilatih TNI-Polri

35 Calon Paskibraka Dumai Jalani Karantina 10 Hari, Dilatih TNI-Polri

Beritariau.com, Dumai -- Sebanyak 35 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Dumai tahun 2026 mulai menjalani karantina dan pemusatan latihan selama 10 hari. Mereka akan mendapat pembinaan fisik dan mental dengan melibatkan instruktur dari unsur TNI dan Polri.

Masa karantina secara resmi dimulai setelah pelepasan peserta oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Dumai Khairil Adli di Cititel Hotel Dumai, Sabtu (8/8/2026).

Ke-35 calon Paskibraka tersebut terdiri dari 18 putra dan 17 putri. Selama karantina, mereka akan mendapat pembinaan karakter, adab, kedisiplinan, perilaku serta ketahanan fisik sebagai persiapan menjalankan tugas pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Dumai.

“Selama 10 hari para peserta akan digembleng, baik dari sisi adab, perilaku, maupun fisik. Kami optimistis calon Paskibraka ini dapat tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan siap mengemban tugas mulia mengibarkan bendera Merah Putih,” ujar Khairil Adli.

Untuk mendukung pembinaan, Pemko Dumai menggandeng instruktur dari berbagai satuan TNI dan Polri. Tim pelatih gabungan melibatkan personel Kopassus Group 3, Kodim 0320/Dumai, Satrad 104/Dumai, TNI AL Dumai dan Polres Dumai.

Khairil berharap kolaborasi tersebut mampu membentuk calon Paskibraka yang disiplin, tangguh dan memiliki mental kuat.

Ia juga meminta seluruh peserta mengikuti proses karantina dengan sungguh-sungguh dan bertanggung jawab.

“Jangan banyak mengeluh. Mengemban tugas sebagai Paskibraka merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan. Tetap semangat, patuhi setiap arahan instruktur, dan jalani seluruh prosesnya dengan baik,” pesannya.

Selama pemusatan latihan, peserta juga diwajibkan menaati seluruh tata tertib, termasuk aturan pembatasan penggunaan telepon seluler. Mereka tidak diperkenankan mengoperasikan HP agar dapat fokus mengikuti seluruh materi pembinaan.

Khairil turut meminta dukungan orang tua agar proses karantina berjalan lancar hingga pelaksanaan pengibaran bendera pada peringatan HUT ke-81 RI.

“Dukungan doa dari para orang tua sangat menentukan kelancaran dan kesuksesan anak-anak kita,” pungkasnya. (*)