Pemprov Riau Sulap Stadion Utama Jadi Pusat Aktivitas Olahraga, Kantor KONI Diresmikan

Beritariau.com, Pekanbaru -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus berupaya mengoptimalkan pemanfaatan aset olahraga peninggalan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Tahun 2012. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah meresmikan Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Riau di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti, Pekanbaru, Kamis (6/8/2026).
Peresmian sekretariat KONI Riau dilakukan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, yang ditandai dengan pemotongan pita. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Riau Yurnalis, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau Panji Achmad, jajaran pengurus KONI Riau, serta sejumlah tamu undangan.
SF Hariyanto mengatakan, keberadaan sekretariat KONI di kawasan Stadion Utama merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menghidupkan kembali aset olahraga yang dibangun saat pelaksanaan PON XVIII 2012. Selama beberapa tahun terakhir, kawasan tersebut dinilai belum dimanfaatkan secara maksimal.
"Alhamdulillah, hari ini Pemprov Riau dapat meresmikan Kantor KONI Riau. Mudah-mudahan keberadaan sekretariat ini dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi awal mengembalikan fungsi Main Stadium yang selama ini kurang optimal," ujar Hariyanto.
Menurutnya, pemindahan sekretariat KONI ke Stadion Utama bukan sekadar penyediaan ruang kerja, tetapi juga menjadi strategi untuk menghidupkan kembali aktivitas olahraga di kawasan tersebut. Dengan adanya kegiatan organisasi olahraga setiap hari, aset pemerintah dapat lebih terawat dan produktif.
"Kami ingin kawasan Stadion Utama kembali hidup. Kehadiran KONI di sini diharapkan menjadi pusat koordinasi pembinaan olahraga sekaligus memacu aktivitas masyarakat sehingga fasilitas yang ada benar-benar dimanfaatkan," katanya.
Selain menjadi pusat administrasi organisasi olahraga, Stadion Utama juga akan terus ditata secara bertahap. Pemprov Riau berencana menempatkan berbagai cabang olahraga di kawasan tersebut, memperbaiki sistem penerangan, serta melengkapi berbagai sarana dan prasarana pendukung.
"Kita berharap dunia olahraga Riau semakin maju. Dengan adanya aktivitas di kawasan stadion, seluruh fasilitas yang selama ini kurang terawat dapat kita hidupkan kembali, baik melalui penataan cabang olahraga, penerangan, maupun sarana pendukung lainnya," jelasnya.
SF Hariyanto juga meminta KONI Riau dan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Riau terus bersinergi dalam menjaga dan mengelola kawasan Stadion Utama agar tetap menjadi pusat pembinaan olahraga yang representatif.
Untuk menjamin keamanan kawasan, Pemprov Riau akan menempatkan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang bertugas selama 24 jam. Langkah ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang memanfaatkan fasilitas olahraga di kawasan stadion.
"Mulai hari ini ruangan sudah bisa digunakan. Lampu juga sudah terpasang sehingga masyarakat tidak perlu khawatir lagi saat berolahraga. Nantinya kita akan meminta Satpol PP melakukan pengamanan selama 24 jam di kawasan Stadion Utama," ungkapnya.
Ia menegaskan, peresmian sekretariat KONI Riau dilakukan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi berbagai pihak dapat menghadirkan solusi dalam mendukung kemajuan olahraga di Provinsi Riau.
"Penataan kawasan Stadion Utama akan dilakukan secara bertahap. Ini merupakan komitmen pemerintah untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sekaligus mendukung peningkatan prestasi olahraga melalui penyediaan fasilitas yang representatif," pungkas Hariyanto.
Dengan diresmikannya Kantor KONI Provinsi Riau, Pemerintah Provinsi Riau berharap kawasan Stadion Utama kembali menjadi pusat pembinaan atlet, aktivitas olahraga masyarakat, sekaligus simbol kebangkitan pemanfaatan aset peninggalan PON XVIII Tahun 2012 yang selama ini kurang optimal. (*)

