Chelsea Tumbang 0-1 dari Juventus, Gol Roket Zhegrova Hukum Pasukan Xabi Alonso

Duel antara Danny Welbeck dan Manuel Locatelli pada laga pramusim antara Chelsea vs Juventus (c) AP Photo/Chan Long Hei
Beritariau.com, Hong Kong -- Chelsea kembali menelan hasil negatif dalam rangkaian pramusim 2026/2027 setelah kalah tipis 0-1 dari Juventus pada laga yang berlangsung di Kai Tak Sports Park, Hong Kong, Rabu (5/8/2026) malam WIB.
Kekalahan tersebut menjadi yang kedua secara beruntun bagi tim asuhan Xabi Alonso setelah sebelumnya takluk 1-2 dari Tottenham Hotspur. Hasil ini menjadi pekerjaan rumah bagi The Blues menjelang bergulirnya kompetisi Liga Inggris musim baru.
Chelsea tampil dengan komposisi pemain yang cukup kompetitif. Moises Caicedo dipercaya mengenakan ban kapten, sementara Danny Welbeck menjalani debut penuh bersama klub asal London tersebut.
Babak pertama berlangsung dalam tempo sedang dengan kedua tim sama-sama kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Juventus memperoleh kesempatan terbaik melalui Jeremie Boga menjelang turun minum, tetapi tembakannya berhasil diamankan kiper Chelsea, Robert Sanchez.
Memasuki babak kedua, Chelsea berupaya meningkatkan intensitas serangan. Marco Palestra sempat mendapatkan peluang emas usai menerima umpan dari Caicedo, namun penyelesaiannya masih mampu diamankan Mattia Perin.
Juventus akhirnya memecah kebuntuan melalui aksi individu Edon Zhegrova. Berawal dari umpan matang Kenan Yildiz, winger asal Kosovo itu melepaskan tendangan keras kaki kiri yang meluncur ke sudut kiri atas gawang tanpa mampu dijangkau Robert Sanchez. Gol spektakuler tersebut menjadi penentu kemenangan Bianconeri.
Tertinggal satu gol, Xabi Alonso melakukan tujuh pergantian pemain pada menit ke-66 untuk menambah daya gedor timnya. Mykhailo Mudryk juga kembali tampil setelah absen sekitar 20 bulan akibat menjalani sanksi anti-doping. Namun, kehadiran pemain asal Ukraina tersebut belum mampu mengubah jalannya pertandingan.
Chelsea juga masih belum diperkuat sejumlah pemain penting, seperti Cole Palmer, Enzo Fernandez, dan Morgan Rogers, sehingga proses adaptasi skuad di bawah arahan Xabi Alonso masih terus berlangsung.
Secara statistik, pertandingan berjalan cukup berimbang dengan total expected goals (xG) mencapai 1,25. Chelsea membukukan xG sebesar 0,61, sementara Juventus sedikit lebih unggul dengan 0,64, mencerminkan minimnya peluang bersih yang tercipta sepanjang laga.
Hasil ini menjadi modal evaluasi bagi Chelsea sebelum menghadapi laga pembuka Premier League musim 2026/2027 melawan Fulham. Sementara bagi Juventus, kemenangan atas Chelsea menjadi sinyal positif dalam mematangkan persiapan menghadapi kompetisi musim baru. (*)

