Perkuat Pelayanan Humanis, Polda Riau Latih 70 Polwan Jadi Komunikator Andal

Beritariau.com, Pekanbaru -- Polda Riau terus memperkuat kapasitas dan profesionalisme personel Polisi Wanita (Polwan) melalui pelatihan public speaking dan teknik negosiasi. Sebanyak 70 Polwan mengikuti pelatihan yang digelar Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Riau selama dua hari, 4–5 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program peningkatan kompetensi yang menjadi perhatian Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan. Selain memperkuat kemampuan komunikasi, pelatihan juga bertujuan membangun kepercayaan diri personel agar mampu memberikan pelayanan yang lebih humanis kepada masyarakat.
Pelatihan menghadirkan sejumlah narasumber profesional, di antaranya Linda Nur Lestari, SE, CMT, yang memberikan materi mengenai teknik komunikasi efektif dan pengembangan kemampuan berbicara di depan publik.
Kepala Biro SDM Polda Riau, Kombes Pol. Boy Jeckson Situmorang, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polwan.
Menurutnya, kemampuan komunikasi menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki setiap anggota Polwan karena dalam pelaksanaan tugas mereka berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam berbagai situasi.
Melalui pelatihan ini, Polwan diharapkan semakin profesional, percaya diri, dan mampu menjadi komunikator yang efektif sekaligus representasi Polri yang humanis, komunikatif, serta dekat dengan masyarakat.
Selama pelatihan, peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga mengikuti sesi praktik dan role play untuk mengasah kemampuan menghadapi berbagai kondisi yang berpotensi ditemui saat bertugas.
Materi yang diberikan meliputi teknik berbicara dan berperilaku sebagai Polwan negosiator ketika menghadapi aksi demonstrasi, teknik tampil di depan kamera dan media sosial, impactful communication and public speaking, hingga simulasi komunikasi dalam berbagai skenario pelayanan publik.
Pada hari pertama, pelatihan diikuti 35 Polwan yang berasal dari Polresta Pekanbaru, Direktorat Samapta, Direktorat Pengamanan Objek Vital, Direktorat Reserse Kriminal Umum, Direktorat Lalu Lintas, Direktorat Binmas, Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), dan Bidang Humas Polda Riau. Jumlah peserta yang sama mengikuti pelatihan pada hari kedua.
Pakor Polwan Polda Riau, AKBP Vera Taurensa, mengatakan pelatihan tersebut merupakan salah satu implementasi program Kapolda Riau dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi personel Polwan.
Menurutnya, kemampuan public speaking sangat dibutuhkan karena Polwan dituntut mampu berkomunikasi secara efektif saat memberikan pelayanan kepada masyarakat, melakukan negosiasi dalam situasi tertentu, maupun menyampaikan informasi melalui media massa dan media sosial.
"Polwan harus mampu berbicara dengan tenang, humanis, percaya diri, dan tepat sasaran. Baik saat memberikan pelayanan, menghadapi masyarakat, melakukan negosiasi ketika terjadi demonstrasi, maupun saat menyampaikan informasi melalui kamera dan media sosial," ujar Vera.
Ia menambahkan, metode praktik dan simulasi menjadi bagian penting dalam pelatihan karena memberikan kesempatan kepada peserta untuk langsung menerapkan teknik komunikasi yang telah dipelajari sehingga lebih siap menghadapi tantangan di lapangan.
Melalui pelatihan ini, Polda Riau berharap seluruh Polwan semakin profesional dalam menjalankan tugas, mampu membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat, serta mendukung terwujudnya pelayanan kepolisian yang semakin presisi, humanis, dan berorientasi pada pelayanan publik. (*)

