Pemko Dumai Matangkan International Strait Art Exhibition 2026

Pemko Dumai Matangkan International Strait Art Exhibition 2026

Beritariau.com, Dumai – Pemerintah Kota (Pemko) Dumai terus mematangkan persiapan penyelenggaraan International Strait Art Exhibition 2026 yang akan digelar di Taman Bukit Gelanggang (TBG) pada 18–20 Desember 2026. Ajang seni bertaraf internasional ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan sektor pariwisata sekaligus memperkenalkan Kota Dumai di tingkat nasional dan internasional.

Persiapan kegiatan dibahas dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Gedung Wan Dahlan Ibrahim, Selasa (4/8/2026). Rapat dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menyatakan kesiapan memberikan dukungan sesuai tugas dan fungsi masing-masing demi menyukseskan pelaksanaan kegiatan.

Asisten II Setdako Dumai, Yusmanidar, bersama Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Diskopar) Dumai, Agus Gunawan, mengajak seluruh perangkat daerah untuk berkolaborasi dalam menyukseskan agenda tersebut.

Menurutnya, International Strait Art Exhibition bukan sekadar kegiatan seni budaya, tetapi juga menjadi media promosi daerah yang mampu mengangkat citra Kota Dumai di mata dunia.

"Mari kita bergotong royong menyukseskan event ini, karena dapat mengharumkan nama Kota Dumai di tingkat nasional bahkan internasional," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia International Strait Art Exhibition, Tantri Subecti, menjelaskan rangkaian kegiatan akan diawali dengan Dialog Seni dan Budaya yang dijadwalkan berlangsung di Tentrayana Teluk Makmur pada 11–13 September 2026.

Forum tersebut akan menghadirkan berbagai kalangan, mulai dari seniman dan sastrawan nasional, budayawan, akademisi, praktisi perfilman, tokoh pendidikan, hingga para pakar dari berbagai bidang untuk berdiskusi mengenai pengembangan seni dan budaya.

Adapun puncak International Strait Art Exhibition pada Desember mendatang akan diisi dengan beragam kegiatan, seperti workshop seni yang dipandu para profesional, diskusi dan seminar bersama kurator seni, pameran karya seni, lomba seni rupa, pertunjukan hiburan, penampilan budaya dari berbagai negara, serta pameran produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Tantri menegaskan seluruh rangkaian kegiatan akan mengusung nuansa Melayu sebagai identitas budaya yang menjadi ciri khas Kota Dumai.

Melalui penyelenggaraan International Strait Art Exhibition, Pemko Dumai berharap mampu memperkuat posisi kota ini sebagai salah satu destinasi wisata budaya di kawasan Selat Malaka, sekaligus membuka peluang kerja sama internasional di bidang seni, budaya, dan ekonomi kreatif. (*)